-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Sparta Pena FC Taklukkan PKDI 5-3, Pimpin Grup D

Kemenangan 5-3 membawa Sparta Pena FC memimpin klasemen sementara Grup D. (Dok. Ist)
GARDAJATIM.COM : Sparta Pena FC Madiun membuka langkah di Grup D Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80 dengan kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun 5-3, Kamis (4/6/2026).

Hasil tersebut mengantarkan tim media itu memuncaki klasemen sementara dengan raihan tiga poin.

Sparta Pena FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tim yang dihuni para jurnalis senior itu mampu mendominasi permainan hingga membuka keunggulan melalui gol Gatot.

Tekanan terus dilancarkan hingga Sparta Pena FC memperlebar jarak dan menutup babak pertama dengan skor 4-1. Namun, situasi berubah setelah salah satu pemain Sparta Pena FC menerima kartu merah menjelang turun minum.

Unggul jumlah pemain, PKDI Kabupaten Madiun mencoba bangkit pada babak kedua dengan meningkatkan agresivitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil lewat tambahan dua gol, tetapi Sparta Pena FC tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir dengan skor 5-3.

Usai pertandingan, Manajer Sparta Pena FC, Wiwit Eko Prasetyo, menyebut kemenangan itu tidak lepas dari kekompakan seluruh pemain di lapangan.

"Alhamdulillah hari ini teman-teman bermain kompak. Semua pemain mampu menjalankan perannya masing-masing di lapangan sehingga pertandingan bisa berjalan sesuai harapan," ujarnya.

Wiwit menegaskan timnya tidak hanya menargetkan lolos dari fase grup dalam turnamen tersebut. “Target kami tentu menjadi juara di Kapolres Cup tahun ini," tegasnya.

Kapten Sparta Pena FC, Bormanto, mengatakan komunikasi antarpemain menjadi faktor penting di balik penampilan timnya. 

"Kami tidak ada persiapan khusus, baik fisik maupun teknik. Yang terpenting komunikasi tetap berjalan dan Alhamdulillah semua pemain bisa kompak," katanya.

Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menilai turnamen Kapolres Cup menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri, media, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Madiun.

“Turnamen ini menjadi wadah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Kami berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas serta bersama-sama mendukung Polri agar di usia ke-80 semakin profesional dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya. (@Red)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar