Tak Sekadar Tinjau Lokasi, Tim Kemhan Mulai Petakan Fondasi Pembangunan Brigif 530/RK di Ponorogo
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Dandim 0802/Ponorogo mendampingi Tim Kemhan RI meninjau kesiapan pembangunan Brigif/Yonif TP 530/RK di Desa Pulung Merdiko. (Foto: Istimewa) |
Bukan sekadar melihat kesiapan lahan, tim pengawas dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mulai memastikan seluruh aspek teknis benar-benar siap sebelum proyek berjalan lebih jauh.
Proses pengawasan yang berlangsung di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Kamis (25/6/2026), menunjukkan bahwa pembangunan satuan baru TNI tidak hanya berfokus pada pendirian bangunan, tetapi juga menata kawasan agar mampu mendukung operasional dalam jangka panjang.
Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS mendampingi langsung Ketua Tim VII Pengawasan Pembangunan Brigif/Yonif TP Kemhan RI Brigjen TNI Surya Darma Damanik beserta rombongan saat melakukan verifikasi lapangan.
Tim melakukan pengecekan status lahan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), verifikasi titik koordinat, hingga meninjau akses jalan menuju lokasi pembangunan.
Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proyek memiliki dasar administrasi dan teknis yang kuat sebelum memasuki pembangunan fisik secara menyeluruh.
Selain aspek lahan, tim pengawas juga memberikan sejumlah catatan strategis. Di antaranya perlunya pengelompokan fasilitas atau klaster kawasan sehingga sarana ibadah, fasilitas olahraga, lapangan sepak bola, jaringan kelistrikan, hingga bangunan pendukung lainnya dapat terintegrasi secara efektif.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar kawasan Brigif 530/RK tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional prajurit, tetapi juga memiliki tata ruang yang efisien dan mendukung aktivitas dalam jangka panjang.
Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemhan terhadap percepatan pembangunan Brigif/Yonif TP 530/RK di Ponorogo.
"Kami berharap kunjungan ini mampu memberikan percepatan terhadap realisasi pembangunan Brigif/Yonif TP 530/RK sehingga program pemerintah di bidang pertahanan wilayah, pembangunan daerah, dan ketahanan pangan nasional dapat segera terwujud," ujarnya.
Pengawasan sejak tahap awal ini menjadi sinyal bahwa pembangunan Brigif 530/RK tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga mengedepankan ketepatan perencanaan, legalitas lahan, serta kesiapan infrastruktur pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal ketika satuan tersebut mulai beroperasi. (MdC0802/Red)
Sebelumnya
...
