-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Atika Banowati Serap Aspirasi Warga, Komitmen Kawal Pembangunan hingga 2028

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Golkar Dapil IX, Hj. Atika Banowati, S.H., berdialog dengan warga saat reses di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. (Foto: Dwi)
GARDAJATIM.COM: Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) IX, Hj. Atika Banowati, S.H., menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang didominasi persoalan infrastruktur, pertanian, peternakan, dan pendidikan dalam kegiatan reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026.

Aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan target realisasi pada 2028.

Reses yang berlangsung pada 25 Juli hingga 1 Agustus 2026 itu merupakan bagian dari fungsi konstitusional anggota legislatif untuk menjaring kebutuhan masyarakat sebelum dibahas dalam perencanaan program pemerintah.

Agenda pertama digelar di Balai Desa Wagil Kidul, Kecamatan Pulung, dan dihadiri perwakilan warga dari sembilan desa di wilayah tersebut.

Dalam dialog, mayoritas warga mengusulkan pembangunan jalan usaha tani (JUT), pengembangan sektor peternakan sapi, perbaikan jalan poros desa, serta peningkatan jalan poros kabupaten.

Kegiatan kemudian berlanjut di Balai Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis. Di lokasi ini, warga kembali menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, terutama yang berkaitan dengan penguatan sektor ekonomi dan pembangunan infrastruktur desa.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Atika menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan memiliki peluang untuk diakomodasi melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Semua aspirasi ini ada menunya di provinsi. Kita akan kawal dan perjuangkan. Mohon doa restu, semoga tahun 2028 sudah bisa direalisasikan,” kata Atika.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Golkar Dapil IX, Hj. Atika Banowati, S.H., berdialog dengan warga saat reses di Desa Karang Gebang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.
Reses di Kecamatan Jetis juga dihadiri Sholeh Utomo, tim pemenangan anggota DPR RI Fraksi Golkar Ali Mufthi sekaligus bakal calon anggota DPRD Kabupaten Ponorogo. 

Dalam kesempatan itu, Sholeh menyatakan sinergi antara program pemerintah pusat dan daerah akan terus diperkuat, termasuk melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai program HIPPA, serta Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), untuk mendukung sektor pertanian dan pengairan di Ponorogo.

Selain infrastruktur, kebutuhan di bidang pendidikan turut mengemuka. Warga mengusulkan pembangunan ruang kelas baru beserta fasilitas penunjang, seperti laboratorium bahasa dan laboratorium komputer bagi yayasan pendidikan yang telah berbadan hukum.

Atika menyambut positif usulan tersebut dan meminta agar dokumen pengajuan dipersiapkan sejak awal agar dapat masuk dalam proses perencanaan anggaran.

“Secara prinsip bisa difasilitasi. Proposal harus sudah siap di awal 2027 karena target realisasi di 2028,” ujarnya.
Dialog bersama warga mewarnai reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hj. Atika Banowati di Desa Wagir Kidul, Ponorogo.
Atika mengatakan, reses menjadi sarana penting untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan proses penyusunan kebijakan pemerintah.

Dari rangkaian reses yang dilaksanakan di lima kabupaten dalam Dapil IX, ia menilai setiap usulan harus disusun berdasarkan skala prioritas agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.

Di akhir kegiatan, Atika kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengawal aspirasi yang telah disampaikan hingga proses pembahasan di tingkat pemerintah provinsi. (Tim/Fjr/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar