-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Empat Bacalon Berebut di Bangunsari Pacitan, Ini Kriteria Kades Ideal

Hariadi, bakal calon Kades Bangunsari, Pacitan. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bangunsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, mulai memanas.

Sebanyak empat bakal calon kepala desa, termasuk petahana, telah resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti Pilkades serentak gelombang pertama yang dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026.

Persaingan empat bakal calon ini membuat masyarakat Desa Bangunsari dihadapkan pada beragam pilihan untuk menentukan pemimpin desa selama enam tahun ke depan. 

Di tengah mulai menghangatnya dinamika politik desa, perhatian publik tak hanya tertuju pada popularitas kandidat, tetapi juga rekam jejak, visi, dan komitmen mereka dalam memimpin pemerintahan desa.

Tokoh masyarakat sekaligus tokoh politik senior Desa Bangunsari, Hariadi, mengingatkan agar warga tidak menentukan pilihan hanya berdasarkan kedekatan emosional atau janji politik.

Menurutnya, Pilkades merupakan momentum penting yang akan menentukan arah pembangunan desa dalam jangka panjang.

"Pemilihan kepala desa merupakan pesta demokrasi di tingkat desa. Namun demikian, pemilih harus jeli dalam menentukan pilihannya karena merupakan penentu nasib desa ke depan. Pada intinya, kita sepakat bahwa dalam memilih kepala desa, masyarakat perlu melihat, mendengarkan, dan menyimak jejak langkah para calon dalam kehidupan bermasyarakat selama ini," ujar Hariadi.

Ia menilai, rekam jejak sosial para calon menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kapasitas kepemimpinan.

Selain itu, setiap bakal calon juga dituntut memiliki visi dan misi yang jelas, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan desa, baik saat ini maupun pada masa mendatang.

"Calon kepala desa harus mempunyai visi dan misi yang jelas, logis, serta relevan dengan situasi saat ini maupun analisis kebutuhan ke depan. Yang terpenting, visi dan misi tersebut benar-benar dilaksanakan ketika terpilih menjadi Kepala Desa Bangunsari," tambahnya.

Hariadi juga berharap kepala desa terpilih nantinya mampu membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, adil, dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, pemerataan pembangunan di seluruh wilayah desa harus menjadi prioritas.

"Harapan saya, pembangunan desa harus dilakukan secara merata di enam dusun. Transparansi dalam segala hal juga harus dikedepankan, serta masyarakat perlu dilibatkan dan diberdayakan dalam setiap kegiatan, termasuk pembangunan desa," pungkasnya.

Pesta demokrasi tingkat desa tersebut akan digelar secara bersamaan di 45 desa di Kabupaten Pacitan.

Momentum ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas dan pengalaman, tetapi juga mampu membuktikan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Penulis: Acir
Editor: Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar