Reses di Jambon, Atika Banowati Serap Aspirasi Listrik dan Infrastruktur Warga
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
Kali ini, reses digelar di Aula Balai Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Hadir dalam kesempatan tersebut staf Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur, Kepala Desa Sidoharjo beserta perangkat desa, Ketua PKK dan anggotanya, Ketua BPD beserta anggota, para Ketua RT se-Desa Sidoharjo, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari Desa Sendang dan Desa Maron.
Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Atika Banowati yang secara langsung membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Menurutnya, forum reses menjadi kesempatan penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat diperjuangkan di tingkat provinsi.
Ia mengungkapkan bahwa persoalan infrastruktur masih menjadi kebutuhan utama masyarakat, terutama terkait peningkatan kualitas jalan dan layanan kelistrikan.
Meski pemerintah desa telah berupaya memenuhi kebutuhan warga, masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
"Harapan kami, seluruh usulan masyarakat dapat diperjuangkan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi warga," ujarnya.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, Ketua LPMD Desa Sidoharjo, Panut, mengusulkan peningkatan kapasitas daya listrik serta penambahan tiang listrik di Dukuh Klitik RT 1 hingga RT 8.
Selain itu, warga juga berharap adanya perhatian terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan di wilayah tersebut.
![]() |
| Reses menjadi ruang komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. |
Menanggapi berbagai masukan itu, Atika Banowati menegaskan, bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas konstitusional anggota DPRD untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan setiap usulan tercatat dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.
"Reses adalah momentum kami turun langsung ke masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, kemudian memperjuangkannya melalui jalur yang tersedia di DPRD Provinsi Jawa Timur," kata Atika.
Ia menjelaskan bahwa seluruh usulan pembangunan akan diproses melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebelum memasuki tahapan verifikasi sesuai ketentuan.
Atika juga menegaskan bahwa sinergi antara kader Partai Golkar di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, hingga DPR RI menjadi kekuatan dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat agar dapat memperoleh tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing.
Khusus mengenai kebutuhan listrik, Atika menyampaikan bahwa terdapat program yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, baik bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik maupun yang membutuhkan penambahan daya.
"Persoalan jaringan listrik dan penambahan daya menjadi perhatian kami. Insyaallah akan kami tindak lanjuti melalui program yang tersedia sesuai mekanisme," ungkapnya.
Sementara terkait usulan perbaikan jalan, Atika menjelaskan bahwa pelaksanaannya akan disesuaikan dengan status kewenangan masing-masing ruas jalan.
Ia mendorong pemerintah desa bersama masyarakat melengkapi usulan administrasi agar proses pengajuan dapat berjalan optimal.
Melalui kegiatan reses ini, Atika Banowati berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebutuhan pembangunan di Kabupaten Ponorogo dapat diperjuangkan secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Fjr/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

