Sukses dan Lancar, Peresmian Pendopo Graha Temu Rose Tandai Sejarah Baru PSHT Ranting Dolopo
![]() |
| Ketua PSHT Ranting Dolopo, Puguh Prayoga. (Foto: Istimewa) |
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tasyakuran warga baru PSHT hasil pengesahan tahun 2026. Acara berlangsung di padepokan baru dan dihadiri Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Forkopimcam Dolopo, pengurus pusat PSHT, jajaran Dewan Pertimbangan Pusat (DKP) Madiun, serta perwakilan sejumlah perguruan silat sahabat.
Perwakilan perguruan silat yang hadir antara lain Pagar Nusa, IKSPI Kera Sakti, Cempaka Putih, dan Pandan Alas. Kehadiran berbagai perguruan silat tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kerukunan antarelemen pencak silat di Kabupaten Madiun.
Ketua PSHT Ranting Dolopo, Puguh Prayoga, menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya peresmian Pendopo Graha Temu Rose. Ia juga memberikan apresiasi kepada warga baru yang dilibatkan dalam kepanitiaan kegiatan.
“Selamat bergabung menjadi keluarga besar PSHT. Semoga dengan bertambahnya saudara ini, PSHT Ranting Dolopo semakin ngrembaka, lestari, dan migunani bagi masyarakat,” ujar Puguh.
Menurut Puguh, keterlibatan warga baru dalam kepanitiaan menjadi bagian dari proses pembentukan kader yang memiliki tanggung jawab dan dedikasi terhadap organisasi.
“Ini merupakan langkah awal bagi warga baru untuk belajar berorganisasi dan mengambil peran dalam kegiatan bersama,” katanya.
Sementara itu, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto mengapresiasi kontribusi PSHT dan perguruan silat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyebut rangkaian kegiatan Muharam/Sura 2026 di Kabupaten Madiun berjalan aman dan kondusif.
Bupati berharap semangat guyub rukun antarp perguruan silat terus dipelihara. Menurutnya, keberadaan perguruan silat memiliki peran penting dalam mendukung citra Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia.
Ia juga mendorong agar pencak silat terus dikembangkan tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai seni budaya dan bagian dari industri olahraga yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun turut mendoakan agar Pendopo Graha Temu Rose dapat menjadi tempat yang memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat Kecamatan Dolopo.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, masyarakat dan tamu undangan disuguhi pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon “Parikesit Dadi Ratu” yang dibawakan dalang Ki KRT Purbo Sasongko. Pagelaran tersebut turut dimeriahkan bintang tamu Lusi Brahman dan Gareng Pacitan.
Peresmian Pendopo Graha Temu Rose menjadi momentum penting bagi PSHT Ranting Dolopo dalam menandai hadirnya fasilitas baru sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, kaderisasi, dan kontribusi organisasi di tengah masyarakat. (Arie)
