-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Gelora UMKM Fest Dorong UMKM Pacitan Naik Kelas

Pemkab Pacitan memperkuat ekosistem usaha melalui fasilitasi legalitas, pembiayaan, perlindungan tenaga kerja, perluasan akses pasar.
Gelora UMKM Fest 2026 (Gerakan Ekonomi Lokal Berdaya dan Berkarya) Kabupaten Pacitan. (Dok. Ist)
GARDAJATIM.COM : Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (DIKOPUMIN) Kabupaten Pacitan melalui PLUT KUMKM Pacitan menggelar Gelora UMKM Fest 2026 (Gerakan Ekonomi Lokal Berdaya dan Berkarya), Kamis (6/8/2026), sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas sektor.

Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi wadah sinergi antara pemerintah, perbankan, dunia industri, dan masyarakat. 

Pemerintah memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Berbagai bentuk fasilitasi diserahkan kepada pelaku UMKM, meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, SPP-IRT, sertifikat merek dagang, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Jatim, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. 

Pada kesempatan yang sama juga diberikan penghargaan kepada pemenang Program Si Wira Tahun 2026 serta dilakukan penandatanganan kerja sama antara Tenant Inkubasi Bisnis LINK KITA dengan BULOG Cabang Ponorogo.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, S.Pi., M.M., menegaskan bahwa penyelenggaraan Gelora UMKM Fest memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar agenda peringatan. 

"Gelora UMKM Fest bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan, dunia industri, dan masyarakat untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi lokal. Kami ingin UMKM Pacitan tidak hanya bertahan, tetapi juga terus tumbuh, naik kelas, dan mampu menembus pasar yang lebih luas," ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh agar pelaku usaha memiliki fondasi yang kokoh dalam mengembangkan bisnisnya. 

"Kami ingin pelaku UMKM memperoleh pendampingan yang utuh. Tidak cukup hanya diberi pelatihan, tetapi juga didukung legalitas, akses modal, perlindungan tenaga kerja, hingga akses pasar. Dengan demikian, usaha mereka memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang secara berkelanjutan," tambahnya.

Gelora UMKM Fest 2026 turut diramaikan Mini Bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan lokal, hasil karya komunitas kriya, dan produk mitra industri. 

Selain itu, sesi Baking Experience bersama PT Sriboga menghadirkan chef profesional untuk berbagi inovasi produk bakery kepada pelaku usaha sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM Pacitan.

Menutup kegiatan, Muhammad Ali Mustofa mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap produk lokal sebagai penggerak ekonomi daerah. 

"Mari jadikan Gelora UMKM Fest sebagai gerakan bersama untuk bangga membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk UMKM Pacitan. Ketika masyarakat mencintai produk lokal, maka ekonomi daerah akan tumbuh, lapangan kerja semakin terbuka, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Inilah semangat Gerakan Ekonomi Lokal Berdaya dan Berkarya," pungkasnya. (@Acr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar