Pemkab Madiun Perkuat Integritas ASN Lewat Peringatan Maulid Nabi
Bupati Hari Wuryanto meminta 7.700 ASN meneladani Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Ronggo Djumeno Kabupaten Madiun (Dok ist) |
GARDAJATIM.COM : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik.
Peringatan itu diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, Staf Ahli, Asisten, serta para Camat se-Kabupaten Madiun.
Sejumlah ulama dan tokoh agama dari berbagai organisasi, termasuk PCNU dan PDM Muhammadiyah, juga hadir bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Kehadiran perwakilan instansi vertikal turut melengkapi kegiatan tersebut, di antaranya dari Lanud Iswahjudi, Kejaksaan Negeri, Kodim 0803/Madiun, Kepolisian, dan Kementerian Agama.
Para peserta mendapat penguatan mengenai pentingnya akhlak dan keteladanan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Bupati Madiun Hari Wuryanto meminta seluruh jajaran pemerintahan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan.
"Mugi-mugi kegiatan ini betul-betul membuat kita semua bisa meneladani Kanjeng Nabi. Baik saat melangkah maupun membuat keputusan, hendaknya selalu mengingat keteladanan beliau. Hal ini diharapkan membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua," ujar Bupati Hari Wuryanto.
Menurut Bupati, kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat yang berpedoman pada sifat-sifat Rasulullah SAW diharapkan mampu membawa kebaikan bagi daerah.
Ia juga mengaitkan keteladanan tersebut dengan upaya mewujudkan Kabupaten Madiun yang aman dan sejahtera atau baldatun thoyyibatun warobbun ghofur.
Hari Wuryanto juga mengingatkan 7.700 ASN di Kabupaten Madiun agar menjalankan tugas dengan ikhlas dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Sikap tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai aparatur pemerintah.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi ditutup dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan KH. Luqman Safi'i asal Blitar.
Materi tersebut memberikan pembekalan spiritual kepada para aparatur agar konsisten menerapkan sunnah Rasulullah SAW dalam kepemimpinan maupun kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Madiun terhadap visi Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera). (@Red/Kominfo)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
