-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Pemkab Madiun Promosikan Beras Porang di AOE 2026

Pameran di Tangerang menjadi ajang memperluas pasar UMKM dan menarik investasi daerah.
Bupati Madiun bersama jajaran di stan Pemkab Madiun pada AOE 2026 (Dok. Ist)
GARDAJATIM.COM : Pemerintah Kabupaten Madiun memanfaatkan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, untuk memperkenalkan beras porang dan berbagai produk unggulan daerah kepada pasar nasional sekaligus membuka peluang investasi. Pameran berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di Hall 3–3A.

Mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, AOE 2026 menjadi ruang bagi Pemkab Madiun untuk menampilkan produk UMKM dan komoditas lokal. 

Stan Pemkab Madiun menghadirkan produk kriya serta aneka kuliner, seperti sambal pecel, brem, dan lempeng.

Beras porang menjadi salah satu produk yang mendapat perhatian utama karena merupakan inovasi pangan khas Kabupaten Madiun. 

Produk tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas pengenalan komoditas lokal ke pasar di luar daerah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan keikutsertaan dalam AOE penting untuk memperkenalkan produk UMKM Madiun kepada masyarakat dari berbagai daerah. 

Ia secara khusus mendorong promosi beras porang sebagai produk khas daerah.

“Kami berharap produk-produk dari Kabupaten Madiun bisa dikenal oleh daerah-daerah lain. Khususnya beras porang. Ini produk yang khas dari Madiun,” ujar Hari Wuryanto saat menghadiri pembukaan ajang tersebut, Kamis (27/8/2026).

Selain produk UMKM, Pemkab Madiun turut menawarkan potensi investasi daerah kepada peserta pameran. 

Pemerintah daerah menonjolkan dukungan infrastruktur dan konektivitas, termasuk kawasan industri serta akses tol yang memiliki dua exit tol.

Produk manufaktur dari Kabupaten Madiun, seperti sepatu dan bola, juga diperkenalkan sebagai bagian dari promosi potensi industri daerah. 

Pemkab Madiun berharap promosi tersebut dapat membuka peluang investasi sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk memperluas jangkauan promosi selama pameran, Pemkab Madiun menggandeng jaringan masyarakat perantauan melalui Paguyuban Masyarakat Kabupaten Madiun (PAGUMA) dan Pawitandirogo Jabodetabek. 

Warga Madiun di kawasan Jabodetabek juga diajak mengunjungi stan serta membeli produk UMKM Kabupaten Madiun. (@Red/Kominfo)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar