-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Bahlil Mini Soccer di Ponorogo, Langkah Golkar Jatim Rangkul Anak Muda Lewat Olahraga

Peserta mengikuti Technical Meeting Bahlil Mini Soccer Zone 5 di Ponorogo. (Foto: Fajar/Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM: Golkar Jawa Timur menjadikan Bahlil Mini Soccer sebagai salah satu cara merangkul generasi muda melalui kegiatan olahraga.

Turnamen tersebut memadukan kompetisi, sportivitas, dan pendekatan pendidikan politik bagi anak muda.

Technical Meeting Bahlil Mini Soccer Zone 5 digelar di Kantor DPD Golkar Ponorogo, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan ini dibuka Hj. Atika Banowati yang merupakan bagian dari tim pemenangan Golkar Jatim.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kader Partai Golkar dari wilayah Madiun Raya.

Kehadiran para kader menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen yang menyasar generasi muda melalui pendekatan olahraga.

Zone 5 mencakup enam daerah, yakni Ponorogo, Pacitan, Magetan, Ngawi, Kabupaten Madiun, dan Kota Madiun.

Setiap kabupaten dan kota mendapatkan kuota dua tim. Khusus Ponorogo, kuota peserta lebih banyak karena daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah.

Atika mengatakan, Bahlil Mini Soccer tidak sekadar diarahkan untuk mencari tim terbaik. Golkar ingin menghadirkan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan minat dan energi mereka melalui olahraga.

“Harapannya, anak-anak muda semakin menyukai olahraga. Yang paling penting, mereka memahami bahwa Golkar juga paham dan peduli terhadap olahraga yang sedang mereka gemari,” kata Atika usai membuka Technical Meeting.
Atika Banowati, saat ditemui dalam rangkaian Technical Meeting Bahlil Mini Soccer Zone 5 di Ponorogo.
Menurutnya, mini soccer saat ini menjadi salah satu olahraga yang banyak diminati anak muda.

Momentum tersebut dinilai perlu dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda.

Terlebih, menurut Atika, Ponorogo belum pernah memiliki turnamen mini soccer seperti yang digelar kali ini.

Atika menilai pendekatan kepada anak muda tidak harus dilakukan dengan mengajak mereka secara langsung untuk memilih atau mendukung partai politik tertentu.

Menurut dia, kegiatan olahraga justru dapat menjadi pintu masuk untuk membangun pemahaman dan kepedulian anak muda terhadap politik.

“Tidak sekadar mengajak mereka bersuara atau memilih Golkar. Jika pendekatannya tepat, mereka akan menyadari sendiri. Nah, hal itulah yang sebenarnya kami maksud sebagai pendidikan politik,” ujarnya.

Ia berharap anak muda tidak lagi memandang politik sebagai sesuatu yang harus dijauhi.
Golkar ingin generasi muda memiliki respons dan kepedulian yang lebih baik terhadap politik, sekaligus tetap aktif dalam kegiatan positif.

Bahlil Mini Soccer Zone 5 merupakan bagian dari kompetisi tingkat Jawa Timur. Pemenang dari setiap zona nantinya akan dibawa ke Surabaya untuk kembali bertanding.

Rangkaian pertandingan dijadwalkan dimulai pada 31 Agustus 2026 di Malang. Kick-off akan dilakukan di Malang dan dijadwalkan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

Sementara di Ponorogo, pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 3 dan 4 September 2026 di Lapangan Gontor Minisoccer jalan Semeru, Banyudono, Ponorogo.

Atika juga membuka peluang Bahlil Mini Soccer kembali digelar pada tahun berikutnya. Namun, pelaksanaannya akan mempertimbangkan antusiasme peserta serta kondisi pertandingan.

“Kalau animo dan antusiasme adik-adik serta anak-anak muda ini tinggi, serta tidak ada keributan atau kerusuhan, kita akan mengadakannya lagi tahun depan,” kata Atika.

Dengan konsep tersebut, Bahlil Mini Soccer diharapkan tidak hanya melahirkan kompetisi yang sportif, tetapi juga menjadi ruang bagi anak muda untuk berkegiatan, membangun persaudaraan, dan mengenal politik secara lebih dekat. (Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar