-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Dubes Tiongkok Dukung Transformasi Transmigrasi RI

Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong (kiri), bersama Menteri Transmigrasi saat menghadiri pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta. (Foto: Dokumentasi Tim Ekspedisi Patriot)
GARDAJATIM.COM: Dukungan internasional terhadap agenda transformasi kawasan transmigrasi mulai menguat. Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Wang Lutong, menyatakan kesiapan memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang pengentasan kemiskinan, pembangunan pedesaan, dan modernisasi kawasan.

Dukungan itu disampaikan di tengah upaya Kementerian Transmigrasi menjalankan transformasi kawasan transmigrasi melalui pelibatan lebih dari 1.400 akademisi dalam Tim Ekspedisi Patriot 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Wang Lutong saat menghadiri pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi pada Kamis, 30 Juli 2026. 

Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi melalui kolaborasi antara negara, perguruan tinggi, dan masyarakat.

"Semoga Tim Ekspedisi Patriot 2026 meraih kesuksesan penuh. Semoga persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan (win-win cooperation) antara Tiongkok dan Indonesia abadi selamanya," ujar Wang Lutong.

Menurut Wang, pelibatan lebih dari 1.400 akademisi dalam Tim Ekspedisi Patriot 2026 mencerminkan komitmen Indonesia mendorong pembangunan wilayah yang lebih berimbang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Ia juga menilai hubungan Indonesia dan Tiongkok semakin erat seiring meningkatnya intensitas pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden RRT Xi Jinping.

Dari rangkaian pertemuan tersebut, kedua kepala negara disebut telah mencapai berbagai kesepahaman strategis, termasuk penguatan kerja sama dalam pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, serta modernisasi kawasan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Tiongkok membuka peluang pertukaran pengalaman dengan mengundang pemerintah daerah dari kawasan transmigrasi untuk mempelajari praktik pembangunan pedesaan dan revitalisasi kawasan di negaranya.

Sebelumnya, delegasi Indonesia telah mengunjungi Shanghai dan Provinsi Hubei guna mempelajari kebijakan pengentasan kemiskinan dan revitalisasi pedesaan yang diterapkan Tiongkok.

Dalam paparannya, Wang turut memaparkan pengalaman Tiongkok menghapus kemiskinan ekstrem pada 2021.

Menurut dia, capaian tersebut diperoleh melalui pendekatan yang tepat sasaran, kolaboratif, berorientasi pada pembangunan kapasitas, serta berkelanjutan.

"Kami berharap kerja sama Tiongkok dan Indonesia terus berkembang melalui kolaborasi yang saling menguntungkan sehingga mampu menciptakan kesejahteraan bersama," ujar Wang.

Menutup sambutannya, Wang berharap Tim Ekspedisi Patriot 2026 dapat menjalankan pengabdian secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan kawasan transmigrasi.


(MAL/Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar