-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Enam Napi Rutan Ponorogo Mulai Tempuh Paket A

Warga binaan mengikuti pembelajaran perdana Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di Rutan Kelas IIB Ponorogo. (Foto: Humas Rupon)
GARDAJATIM.COM: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo resmi memulai Program Pendidikan Kesetaraan Paket A pada Selasa, 4 Agustus 2026. Sebanyak enam warga binaan mengikuti pembelajaran perdana sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan bagi narapidana sekaligus upaya memperkuat proses pembinaan selama menjalani masa pidana.

Program ini menjadi respons atas masih adanya warga binaan yang belum menuntaskan pendidikan dasar. Melalui kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Ponorogo, Rutan membuka akses pendidikan formal yang setara dengan jenjang Sekolah Dasar (SD) agar para peserta memiliki kesempatan memperoleh ijazah dan meningkatkan kualitas diri sebelum kembali ke masyarakat.

Kegiatan belajar berlangsung di ruang kelas yang berada di aula Rutan Ponorogo. Pembelajaran perdana dipandu langsung oleh tenaga pendidik dari SKB Kabupaten Ponorogo yang sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan pihak Rutan dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.

Pada pertemuan pertama, peserta menerima materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) mengenai perubahan wujud benda.

Selain itu, mereka mempelajari Matematika dengan materi konsep ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan, serta mengikuti kegiatan menggambar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melatih kemampuan motorik.

Selama proses belajar mengajar, tutor dari SKB Ponorogo memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap peserta.

Metode pembelajaran disusun secara sederhana, interaktif, dan komunikatif agar mudah dipahami, mengingat latar belakang pendidikan warga binaan yang beragam. Suasana kelas berlangsung aktif dengan peserta mengikuti arahan, mengerjakan latihan, serta berdiskusi bersama tutor.

Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, mengatakan dimulainya Program Pendidikan Kesetaraan merupakan langkah konkret dalam memenuhi hak pendidikan warga binaan sekaligus memperkuat program pembinaan yang berkelanjutan.

"Melalui program ini, diharapkan para Warga Binaan dapat meningkatkan pengetahuan, memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal, serta memiliki bekal yang lebih baik untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya," kata Agung.

Ia menambahkan, pelaksanaan program tersebut juga menjadi wujud sinergi antara Rutan Ponorogo dan SKB Kabupaten Ponorogo dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga binaan. (Hms/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar