-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Gempa Flores, Polri Salurkan Bantuan untuk Warga Kerirea

Wakapolres Ende Kompol Ahmad menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak gempa. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Polres Ende menyalurkan bantuan sosial kepada 100 warga terdampak gempa bumi Flores di Kampung Tanda Bheza, Desa Kerirea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Kamis, 20 Agustus 2026.

Bantuan itu diberikan lima hari setelah gempa yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.

Penyerahan bantuan berlangsung sekitar pukul 12.30 Wita. Bantuan dari Kapolda NTT dan Kapolres Ende diserahkan langsung oleh Wakapolres Ende Kompol Ahmad, S.H., didampingi Kasat Narkoba Polres Ende, Kapolsek Nangapanda, serta KBO Satintelkam Polres Ende.

Bantuan dari Kapolda NTT ditujukan kepada 50 warga berupa 50 bingkisan dan 25 dus air kemasan. Jumlah yang sama diberikan Kapolres Ende kepada 50 warga lainnya.

Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan Polri mencapai 100 bingkisan dan 50 dus air kemasan untuk 100 warga terdampak gempa.

Wakapolres Ende Kompol Ahmad, S.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya Polri memastikan kehadirannya di tengah masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak gempa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana,” ujar Kompol Ahmad.

Penyaluran bantuan tidak berhenti pada pembagian paket. Kompol Ahmad juga mengunjungi rumah salah satu warga terdampak, Lasianus Satu, untuk melihat kondisi kerusakan secara langsung.

Rumah permanen milik Lasianus mengalami kerusakan berat pada bagian dinding dalam rumah yang belum diplester akibat gempa bumi.

Kondisi tersebut menjadi gambaran langsung mengenai dampak gempa terhadap hunian warga di Desa Kerirea.

Kunjungan itu sekaligus digunakan jajaran Polri untuk melihat kondisi masyarakat dan kerusakan yang ditimbulkan bencana di lapangan.

Kompol Ahmad menegaskan Polri akan terus berupaya hadir bersama masyarakat, terutama selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.

“Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga ingin melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Polri akan terus berkoordinasi dan hadir memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” katanya.

Sekretaris Desa Kerirea yang mewakili pemerintah desa dan masyarakat menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Kapolda NTT, Kapolres Ende, dan seluruh personel Polri atas perhatian yang diberikan kepada warga terdampak gempa.

Kegiatan penyerahan bantuan sosial tersebut berakhir sekitar pukul 13.30 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (Hms/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar