-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Honor Tak Naik Saat PM Bertambah, SPPG Ponorogo Keniten 2 Disorot

Dapur SPPG Ponorogo, Keniten 2. (Foto: Fajar/Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM: Penambahan jumlah penerima manfaat (PM) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponorogo, Keniten 2 memunculkan persoalan baru.

Jumlah PM yang sebelumnya sekitar 2.400 orang kini bertambah menjadi 2.800 orang, tetapi honor relawan belum mengalami penyesuaian.

Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah relawan. Mereka mempertanyakan kebijakan manajemen karena sebelumnya terdapat pemahaman bahwa penambahan PM akan diikuti dengan kenaikan honor.

Salah seorang relawan mengatakan, pihaknya sebenarnya hanya ingin meminta penjelasan mengenai kebijakan tersebut.

“Kita ingin bertanya baik-baik soal honor. Sebagaimana dikatakan dulu, jika ada penambahan PM maka otomatis honor akan naik. Tapi sekarang seperti lupa dengan janjinya,” ujarnya.

Persoalan honor kemudian berkembang menjadi ketegangan komunikasi antara sebagian relawan dan manajemen SPPG.

Sejumlah relawan menilai terdapat pernyataan dalam komunikasi internal yang bernada kasar.

Bahkan, menurut mereka, sempat muncul ucapan agar relawan memilih mundur apabila tidak dapat mengikuti aturan.

Pernyataan itu dianggap sebagian relawan sebagai bentuk arogansi. Mereka bahkan berencana menyampaikan protes secara terbuka agar persoalan tersebut segera mendapat penyelesaian.

Kepala SPPG Keniten 2 Mohamad Tison mengatakan, penambahan jumlah PM tidak serta-merta membuat honor relawan dapat langsung dinaikkan.

Saat dikonfirmasi Sabtu (29/8/2026), Tison menjelaskan anggaran operasional SPPG disusun secara berkala melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk setiap periode 10 hari.

“Penyusunan anggaran di SPPG dilakukan secara berkala per periode, 10 hari. Penambahan PM yang terjadi di pertengahan periode membuat anggaran operasional tidak bisa langsung diubah begitu saja,” jelasnya.

Menurut dia, kemungkinan penyesuaian honor masih dalam tahap pertimbangan dan koordinasi dengan pihak Korcam.

Saat ini, Honor Harian Operasional (HHO) relawan biasa sebesar Rp115.000 untuk setiap hari masuk.

Manajemen juga menyayangkan adanya oknum relawan yang dinilai memprovokasi rekan-rekan sesama relawan melalui ruang komunikasi internal.

Tison berharap dinamika internal tersebut tidak sampai mengganggu pelayanan pemenuhan gizi bagi ribuan penerima manfaat. (Fjr/Red)


Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar