RSUD dr. Darsono Pacitan Hadirkan Layanan Spirometri, Kenali Apa Saja Tanda Paru-paru Perlu Diperiksa!
![]() |
| Pemeriksaan Spirometri membantu masyarakat untuk mengetahui kondisi paru-paru terjadi kendala atau tidak. |
GARDAJATIM.COM: RSUD dr. Darsono Pacitan menghadirkan layanan Spirometri, yaitu pemeriksaan yang dilakukan terhadap fungsi paru-paru. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kinerja paru-paru apakah mengalami penurunan dan kendala atau tidak
Layanan tersebut tersedia di Poli Paru RSUD dr. Darsono Pacitan yang ditangani oleh dokter spesialis paru, yaitu dr. Royani, Sp.P.
Menurut dr. Royani, salah satu tanda jika fungsi paru-paru mengalami penurunan atau kendala adalah dengan sering sesak napas berulang, mudah ngos-ngosan hingga batuk berkepanjangan.
Jika mengalami tanda-tanda tersebut, dr. Royani meminta masyarakat agar tak menyepelekan dan segera melakukan pemeriksaan.
"Spirometri merupakan pemeriksaan fungsi paru menggunakan alat khusus dengan cara pasien meniupkan napas ke dalam alat. Pemeriksaan ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dan seberapa cepat udara dapat masuk dan keluar dari paru-paru," jelas dr. Royani

Salah satu pasien melakukan pemeriksaan Spirometri dengan meniup alat untuk melihat kondisi paru-paru.
Ia menambahkan, spirometri dapat membantu dokter mendapatkan gambaran mengenai fungsi paru pasien secara lebih objektif.
"Keluhan sesak napas pendek, mudah lelah atau cepat ngos-ngosan, batuk yang berlangsung lama, maupun mengi perlu diperhatikan apabila terjadi berulang. Salah satu pemeriksaan yang dapat membantu menilai fungsi paru adalah spirometri,” imbuhnya.
Hasil pemeriksaan spirometri dapat digunakan untuk membantu dokter dalam menentukan diagnosis maupun memantau kondisi gangguan paru-paru pada pasien.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, Johan Tri Putranto, mengatakan rumah sakit terus berupaya melengkapi layanan kesehatan sesuai keluhan yang sering dialami masyarakat, salah satunya adalah layanan pemeriksaan pada gangguan pernapasan.
"Layanan pemeriksaan fungsi paru ini menjadi salah satu bentuk upaya kami untuk memberikan pelayanan yang semakin lengkap kepada masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan pemeriksaan paru,” ujar dr. Johan.
Menurutnya, masyarakat yang sering mengalami keluhan pernapasan secara berulang sebaiknya segera melakukan konsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan gambaran penyakit serta penanganan yang tepat.
“Kami berharap masyarakat tidak menunggu sampai keluhan semakin berat. Jika ada keluhan yang berulang, masyarakat dapat berkonsultasi terlebih dahulu sehingga dokter bisa menentukan pemeriksaan dan penanganan yang diperlukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan fungsi paru tanpa harus mencari layanan serupa di luar daerah.
"Dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas yang tersedia, kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pasien,” tandasnya.

