-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

6.282 Santri Ikuti Porsadin IV Kabupaten Madiun

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto membuka Porsadin IV di Alun-Alun Reksogati Caruban yang diikuti santri dari seluruh MDT se-Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto saat membuka Porsadin IV tingkat Kabupaten Madiun di Alun-Alun Reksogati, Caruban (Dok ist)
GARDAJATIM.COM : Sebanyak 6.282 santri dari seluruh Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Madiun ambil bagian dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) IV tingkat Kabupaten Madiun. 

Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Minggu (6/9/2026), itu dibuka Bupati Madiun H. Hari Wuryanto sebagai rangkaian kompetisi seni, olahraga, dan keagamaan.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Madiun. Kegiatan yang diselenggarakan DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Madiun tersebut turut dihadiri para alim ulama, pimpinan NU, Muhammadiyah dan MUI, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Drs. Mujono, M.Si., jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, serta para kepala Madrasah Diniyah.

Ketua Panitia Porsadin IV Gus Muhammad Mahbubi mengatakan, dari ribuan santri yang terlibat, sebanyak 5.132 peserta dari 8 DPAC mengikuti devile. 

Adapun 650 santri lainnya mengikuti enam cabang lomba bidang seni, olahraga, dan keagamaan yang berlangsung di 11 titik lokasi sekitar Puspemkab Madiun dan GOR Pangeran Timur.

Rangkaian kegiatan tersebut juga didukung 500 pendamping. Kehadiran para wali santri yang datang memberikan dukungan membuat jumlah orang yang berada di lapangan diperkirakan mencapai 8.000 orang.

Gus Mahbubi menegaskan Porsadin IV menjadi bagian dari upaya FKDT Kabupaten Madiun membekali santri dengan keberanian serta semangat ber-musabaqah dalam kebaikan (fastabiqul khairat).

Bagi Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Porsadin tidak semata-mata menjadi tempat para santri beradu prestasi. 

Ia menilai rangkaian olahraga dan seni dalam kegiatan tersebut juga memiliki peran dalam menanamkan nilai-nilai positif serta membentuk karakter generasi muda.

"Melalui olahraga kita menanamkan nilai sportifitas, disiplin, dan kerja sama. Melalui seni kita menumbuhkan kreativitas, kehalusan budi, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Semua ini sejalan dengan visi Kabupaten Madiun untuk mencetak generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta sehat jasmani dan rohani menuju Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera)," ujar Bupati H. Hari Wuryanto.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jajaran DPC FKDT Kabupaten Madiun atas terselenggaranya Porsadin IV. Kepada para peserta, ia berpesan agar persaudaraan tetap dijaga selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

"Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita belajar berproses dan memperkuat persaudaraan di antara sesama santri. Teruslah belajar dan berbuat baik," pungkasnya. (Red/Kominfo)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar