Menilik Kiprah Teguh Wiyono: Dari Pendidikan, Bisnis hingga Pengabdian di Ponorogo
Redaksi
... menit baca
![]() |
| RT Teguh Wiyono Poncowiyono, S.E., S.H., S.Pd., M.M. |
Dalam daftar riwayat hidup tahun 2026, Teguh tercatat memiliki pengalaman di berbagai perusahaan, lembaga pendidikan, yayasan, lembaga pelatihan, organisasi kemasyarakatan hingga organisasi politik.
Teguh saat ini berdomisili di Dusun Mranggen, Desa Bajang, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.
Usianya tercatat 38 tahun. Ia menikah dengan Reyna Prasetya Nastasari, A.Md.Keb., S.Tr.Keb., MM.
Perjalanan profesional dan organisasinya telah mencakup sejumlah bidang. Ia juga tercatat telah menempuh pendidikan lintas disiplin, mulai dari manajemen, hukum hingga kebijakan pendidikan.
Rekam jejak tersebut menjadi bagian dari profil Teguh ketika namanya kembali diperbincangkan dalam dinamika politik dan kepemimpinan di Ponorogo.
Pendidikan Menjadi Bagian Penting Perjalanan
Teguh mengawali pendidikan formalnya di SDN Cempedak pada 1995-2001. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di MTs Al Islam Joresan, MTs Darul Huda Mayak dan MTs Madinah Karyatani.
Pendidikan tingkat menengah ditempuh di MAN 1 Metro pada 2004-2007.
Tidak hanya pendidikan formal, Teguh juga memiliki pengalaman pendidikan pesantren. Ia tercatat menempuh Marhalah Wusto di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo pada 2002-2003.
Setelah itu, pendidikan pesantrennya berlanjut di Pondok Pesantren Hidayatus Sholihin pada 2003-2004.
Pada 2004-2007, Teguh menempuh Marhalah ‘Ulya di Pondok Modern Al-Kahfi Metro dan tercatat memperoleh ijazah pondok.
Selepas pendidikan menengah, Teguh melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Ia meraih gelar sarjana manajemen dari Universitas Pelita Bangsa Bekasi pada 2007-2011. Beberapa tahun kemudian, ia kembali menempuh pendidikan S1 Hukum di Universitas Kristen Cipta Wacana Malang pada 2020-2024.
Pada 2026, perjalanan akademiknya terus berlanjut. Teguh tercatat menempuh S1 Kebijakan Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta melalui jalur RPL.
Pada tahun yang sama, ia juga tercatat menyelesaikan S2 Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melalui jalur RPL dengan status SKL.
Saat ini, Teguh tercatat sedang menempuh S2 Hukum di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Dari Ketenagakerjaan hingga Dunia Pendidikan
Karier profesional Teguh dimulai pada 2011. Ia tercatat sebagai Pimpinan Cabang PJTKI PT Hendrata Arga Raya di Ponorogo hingga 2014.
Pengalaman tersebut dilanjutkan dengan posisi Area Manager DC KB TK SD SMP Mutiara Persada di Yogyakarta pada 2014-2016.
Pada periode 2015-2017, Teguh juga tercatat sebagai asisten dosen di Universitas Nahdlatul Ulama DIY.
Memasuki 2017, aktivitasnya semakin banyak berkaitan dengan dunia usaha, pendidikan dan pelatihan.
Teguh tercatat sebagai Direktur Utama PT Errena Mitra Keluarga di Kediri, sebuah posisi yang masih dijalankannya hingga sekarang.
Perjalanan profesionalnya kemudian berkembang ke sejumlah institusi lain.
Ia tercatat sebagai Dewan Pembina Yayasan Duta Pariwisata Indonesia sekaligus LKP/LPK Indonesia Skills Institute di Lampung Tengah sejak 2018.
Pada tahun yang sama, Teguh juga tercatat sebagai Dewan Pembina AKBID Wahana Husada Lampung Tengah.
Sejak 2019, ia menjadi Direktur Utama PT Errena Soudai Indonesia di Kota Malang sekaligus LPK Errena Skills and Training Center Kota Malang.
Pada tahun yang sama, ia tercatat sebagai Dewan Pembina Yayasan Errena Zea Indonesia di Tulungagung dan LPK Errena Indonesia Tulungagung.
Memasuki 2020, Teguh dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Errena Bintang Internasional di Jakarta Selatan.
Pada 2021, sejumlah tanggung jawab baru tercatat dalam perjalanan profesionalnya.
Ia menjadi Direktur Utama PT Errena Mitra Keluarga Indonesia di Kediri sekaligus LPK Errena Skills and Training Center Kediri.
Di Ponorogo, Teguh tercatat sebagai Komisaris Utama PT Akademi Pekerja Migran Indonesia atau LPK BLKLN Akademi Pekerja Migran Indonesia sejak 2021.
Pada tahun yang sama, ia juga menjadi Ketua Yayasan Pusat Pengembangan Santri Indonesia serta Dewan Pembina STIKES Buana Husada Ponorogo.
Pengalaman Meluas ke Madiun, Trenggalek dan Bondowoso
Jejak profesional Teguh tidak berhenti di Ponorogo.
Pada 2022, ia tercatat sebagai Komisaris Utama PT Esat Management Indonesia di Jakarta Selatan.
Ia juga pernah menjadi Direktur PPPMI PT Tri Akmi Sentosa di Jakarta Pusat pada 2022-2023.
Masih pada 2022, Teguh menjadi Wakil Ketua POKJAR Errena Migrant Learning Community UT UPBJJ Malang di Kediri.
Pada 2023, aktivitas profesionalnya berkembang ke Kota Madiun. Ia tercatat sebagai Direktur Utama PT Teguh Prasetya Mulya sekaligus LPK Teguh Prasetya Mulya Kota Madiun.
Pada tahun yang sama, Teguh juga menjadi Ketua Dewan Pembina AKBID Global Medika Kota Madiun.
Memasuki 2025, sejumlah tanggung jawab kembali tercatat dalam CV-nya.
Teguh menjadi Pengelola SMK Karya Dharma 2 Trenggalek, Direktur LPK Prasetya Mulya Trenggalek dan Direktur PT Errena Digital Indonesia.
Ia juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina Institut Panca Husada Bondowoso atau Politeknik Panca Husada.
Di sektor usaha, pada tahun yang sama Teguh tercatat sebagai Komisaris PT Brann Tobacco Inti Makmur dan Direktur Utama PT Brann Indonesia Raya.
Pada 2026, perjalanan profesionalnya kembali bertambah dengan jabatan sebagai Ketua LPK BLKLN J-Works serta Komisaris Utama PT Anak Cucu Katong.
Rentang pengalaman tersebut menunjukkan keterlibatan Teguh dalam bidang yang cukup beragam, terutama pendidikan, pelatihan vokasi, ketenagakerjaan, pekerja migran dan pengembangan sumber daya manusia.
Organisasi Menjadi Ruang Pengabdian
Di luar aktivitas profesional, Teguh juga aktif dalam organisasi.
Pengalaman organisasinya dimulai antara lain melalui Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia atau HILLSI Kediri.
Ia tercatat sebagai Sekjen DPC HILLSI Kediri pada 2016-2019 dan kemudian menjadi Ketua DPC HILLSI Kediri pada 2017-2022.
Sejak 2021, Teguh tercatat sebagai Ketua DPP Pusat Pengembangan Santri Indonesia.
Pada 2022, ia menjadi Ketua DPC Forum Lembaga Pelatihan Vokasi Swasta Seluruh Indonesia atau Forlat Vokasi Kediri.
Aktivitas organisasi Teguh juga berkembang di Ponorogo.
Sejak 2023, ia tercatat sebagai Sekretaris Pemagangan Jepang PC GP Ansor Ponorogo serta Ketua Pandawa Lima DPC Ponorogo.
Pada tahun yang sama, ia juga tercatat sebagai Ketua DPC PROPAS atau Pro Prabowo Subianto Indonesia.
Memasuki 2024, Teguh menjadi Ketua DPC Bravo Lima Kabupaten Ponorogo dan Ketua DPC PB LANSIA Kabupaten Madiun.
Ia juga tercatat sebagai Pembina DPP Gerakan Pengawal Indonesia Maju sejak 2024.
Pada 2025, Teguh tercatat sebagai Wakil Ketua DPW Garda Satu Jawa Timur.
Ia juga menjadi Wakil Sekjen Bidang Pendidikan dan Ketenagakerjaan DPP Pasukan 08 Prabowo-LBH Bahu Prabowo.
Sementara pada 2026, sejumlah posisi organisasi kembali tercatat dalam CV-nya.
Di antaranya Dewan Pembina DPP Brikom dan Tapal Kuda Nusantara (TKN), Ketua Dewan Pengawas DPC ORADO Ponorogo serta Wakil Ketua Umum PASTI.
Pengalaman Politik dan Pilkada Ponorogo
Pengalaman politik Teguh memiliki catatan tersendiri.
Dalam daftar riwayat hidup tahun 2026, ia tercatat pernah menjadi Calon Bupati Kabupaten Ponorogo pada Pilkada 2024.
Pada tahun yang sama, Teguh juga tercatat mengikuti seleksi Calon Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Pengalaman politik tersebut kemudian berlanjut melalui Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI).
Teguh tercatat menjabat Sekjen DPP PADI pada 2024-2025.
Pada 2025, ia kemudian tercatat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanah Demokrasi Indonesia (PADI).
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman Teguh di politik tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, ia telah menjalani aktivitas panjang di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dunia usaha dan organisasi.
Profil Figur dengan Pengalaman Lintas Bidang
Jika melihat keseluruhan perjalanan dalam CV 2026, Teguh Wiyono memiliki pengalaman yang terbentang lebih dari satu dekade.
Pendidikan, ketenagakerjaan, pelatihan vokasi, pekerja migran, dunia usaha, organisasi dan politik menjadi bidang yang tercatat dalam perjalanan tersebut.
Pengalamannya juga tidak hanya berlangsung di Ponorogo. Sejumlah jabatan profesional dan organisasi membawanya beraktivitas di Kediri, Malang, Yogyakarta, Madiun, Trenggalek, Tulungagung, Bondowoso, Lampung Tengah hingga Jakarta.
Di sisi lain, Ponorogo tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
Selain berdomisili di Desa Bajang, Kecamatan Balong, Teguh memiliki sejumlah aktivitas profesional dan organisasi di Ponorogo, termasuk keterlibatannya di bidang pekerja migran, pengembangan santri dan organisasi kemasyarakatan.
Pengalaman sebagai calon Bupati Ponorogo pada Pilkada 2024 juga menjadi catatan penting dalam perjalanan politiknya.
Rekam jejak tersebut membuat sosok Teguh Wiyono menarik ditempatkan dalam pembahasan mengenai profil figur yang memiliki pengalaman lintas bidang di tengah dinamika politik Ponorogo.
Bagi publik, rekam jejak seorang figur tentu menjadi salah satu aspek yang dapat dilihat ketika menilai perjalanan dan pengalaman seseorang di ruang publik.
Dari dunia pendidikan hingga ketenagakerjaan, dari aktivitas usaha hingga organisasi, perjalanan Teguh memperlihatkan spektrum pengalaman yang cukup luas.
Kini, seluruh perjalanan tersebut menjadi bagian dari profil Teguh Wiyono, putra daerah asal Desa Bajang, Kecamatan Balong, yang pernah masuk dalam kontestasi Pilkada Ponorogo dan terus aktif dalam berbagai bidang hingga 2026. (Fjr)
Sebelumnya
...
