Bupati Madiun Hadiri Pengajian dan Kukuhkan Pengurus BKMT Mojopurno
Pengajian triwulanan Perempuan Aswaja menjadi momentum penguatan syiar Islam dan silaturahmi jamaah se-Kabupaten Madiun.
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri pengajian rutin sekaligus pengukuhan pengurus BKMT Pimpinan Cabang (Dok Ist) |
GARDAJATIM.COM : Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri pengajian rutin sekaligus pengukuhan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Pimpinan Cabang (PC) di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang digagas Perempuan Aswaja Kabupaten Madiun itu menjadi ruang penguatan kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarjamaah dari berbagai wilayah.
Pengajian tersebut digelar secara triwulanan dengan menghadirkan KH Ahmad Mizan Basyari atau Gus Mizan sebagai penceramah utama.
Agenda itu juga berlangsung dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam tausiyahnya, Gus Mizan membahas kajian kitab mengenai enam rukun wudhu. Materi tersebut menekankan pentingnya menyempurnakan proses bersuci sebagai bagian dari persiapan sebelum menjalankan ibadah salat.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan majelis ilmu tersebut.
Kegiatan keagamaan dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Madiun dalam membangun daerah yang bersahaja dan religius.
Pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Hari Wuryanto mengajak masyarakat tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW.
Ia juga mendorong masyarakat meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari serta mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian secara istiqamah.
Ketua Perempuan Aswaja Kabupaten Madiun, Pusparini, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Pemerintah Desa Mojopurno dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi sarana menimba ilmu agama, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan yang diikuti perwakilan jamaah dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Madiun itu diharapkan terus menjadi ruang pertemuan sekaligus pembinaan keagamaan.
Melalui majelis taklim, hubungan antarkelompok jamaah dapat tetap terjalin dalam semangat kebersamaan. (@Red/Kominfo)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
