-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Warga Waspada Penipuan Rekrutmen

KAI menegaskan seluruh rekrutmen pegawai dilakukan secara resmi melalui karier.kai.id dan tanpa pungutan biaya.
Peserta mengikuti tahapan tes rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Dok KAI)
GARDAJATIM.COM : KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero), Selasa, 29 September 2026. 

Imbauan ini disampaikan menyusul masih adanya modus pihak tertentu yang menawarkan kelulusan calon pegawai dengan meminta uang, fasilitas, maupun imbalan lainnya.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan masyarakat hanya perlu mengacu pada informasi yang diterbitkan melalui situs resmi karier.kai.id. 

Seluruh pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui portal tersebut, sedangkan KAI tidak menerima berkas lamaran fisik yang dikirim melalui pos atau instansi lain di luar ketentuan yang tercantum pada situs resmi.

Tahapan seleksi berlangsung secara berjenjang, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir hingga diklat.

Informasi mengenai hasil setiap tahapan disampaikan langsung melalui akun peserta masing-masing pada situs resmi rekrutmen.

KAI juga memastikan proses penerimaan pegawai tidak membebankan biaya kepada peserta. "Gratis & Tanpa Pungutan Biaya: Proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada kewajiban membayar uang muka, biaya administrasi, atau biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen."

Tohari meminta masyarakat mengabaikan pihak yang mengaku dapat membantu memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI dengan imbalan tertentu. 

"Abaikan Janji Oknum: Segala bentuk penawaran yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang, fasilitas, atau hadiah tertentu dipastikan 100% adalah penipuan."

Selain permintaan uang, masyarakat diminta mencermati modus yang mengarahkan calon peserta menggunakan agen perjalanan tertentu. 

"Modus Pembayaran Tiket/Travel: Hati-hati terhadap modus penipuan di mana peserta diminta memesan tiket transportasi atau hotel melalui agen travel tertentu yang diarahkan oleh oknum penipu dengan dalih bagian dari tahapan rekrutmen."

KAI mengajak masyarakat segera melakukan konfirmasi atau melaporkan informasi mencurigakan terkait penerimaan pegawai kepada pihak KAI. 

Masyarakat juga diimbau ikut menyebarkan informasi resmi tersebut agar pencari kerja tidak menjadi korban penipuan rekrutmen. (@Red/Hms)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar