KAI Madiun Running Fest 2026 Gaet 1.500 Pelari dari 79 Kota di Indonesia
Event lari di GOR Wilis Madiun ini diikuti peserta dari 14 provinsi, menghadirkan Kids Dash, 5K, 10K dan Half Marathon serta konsep sport tourism.
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Ribuan peserta mengikuti KAI Madiun Running Fest (KAI MRF) 2026 di Halaman GOR Wilis Madiun (Dok Ist) |
GARDAJATIM.COM : KAI Madiun Running Fest (KAI MRF) 2026 sukses digelar di Halaman GOR Wilis Madiun, Minggu (13/9/2026).
Event lari yang diselenggarakan Ikatan Alumni SMA Negeri 2 (IKASDA) Madiun itu diikuti 1.500 peserta dari 14 provinsi dan 79 kota/kabupaten di Indonesia.
KAI MRF 2026 mengusung tagline “Sweat, Safe dan Sustain”. Konsep tersebut menggabungkan semangat hidup sehat melalui olahraga, keamanan dan kenyamanan selama kegiatan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Komitmen lingkungan diwujudkan melalui aksi menjaga kebersihan sepanjang kegiatan serta penyerahan lebih dari 1.000 bibit pohon dan hortikultura kepada Pemerintah Kota Madiun.
Dari sisi perlombaan, KAI MRF 2026 menghadirkan empat kategori, yakni Kids Dash, 5K, 10K dan Half Marathon. Kategori 5K menjadi kelas dengan jumlah peserta terbanyak.
Lebih dari 50 persen peserta tercatat merupakan pelari yang baru pertama kali mengikuti KAI MRF. Peserta termuda berusia 2 tahun, sedangkan peserta tertua berusia 66 tahun.
Salah satu daya tarik KAI MRF 2026 adalah finisher jacket dengan konsep “Bukan jaket yang dibeli. Jaket yang ditaklukkan.” Jaket tersebut dirancang sebagai simbol pencapaian personal bagi peserta yang berhasil menuntaskan rute lomba.
Dukungan terhadap penyelenggaraan KAI MRF 2026 datang dari Pemerintah Kota Madiun bersama sejumlah instansi.
Di antaranya Dishub, Polres, Disbudparpora, DLHK, Perkim, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Lanud Iswahjudi, Korem 081, Kodim 0803 dan PASI Madiun.
Dukungan lintas sektor tersebut turut memperkuat KAI MRF sebagai event olahraga yang tidak hanya menyasar komunitas pelari, tetapi juga berpotensi mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.
Plt. Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, berharap penyelenggaraan KAI MRF dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari agenda tahunan Kota Madiun.
“Kami berharap KAI Madiun Running Fest bisa menjadi event agenda tahunan untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi kota Madiun” imbuh Bagus Panuntun, Plt. Wali Kota Madiun.
Sebagai penyelenggara, IKASDA Madiun juga menjadikan KAI MRF sebagai ruang pertemuan alumni yang tersebar di berbagai daerah.
Ketua Umum IKASDA Madiun, dr Andhika Tomy Permana Sp.BS M.Kedklin, berharap event tersebut dapat mempertemukan para alumni melalui kegiatan olahraga.
“Saya berharap KAI Madiun Running Fest ini menjadi ajang reuni semua alumni yang telah tersebar di berbagai kota di Indonesia, untuk bertemu dengan berolahraga, secara aman dan nyaman di Kota Madiun tercinta”.
Dari sisi dukungan korporasi, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun menjadi sponsor utama KAI MRF 2026.
Vice President PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengapresiasi kerja panitia dalam menghadirkan event lari berskala nasional di Madiun.
“Sangat senang dan bangga sekali Madiun memiliki event lari yang sebagus ini, tidak kalah dengan event-event lari di kota-kota lain di Indonesia”.
Selain sponsor utama, KAI MRF 2026 juga mendapat dukungan puluhan sponsor, 10 media partner serta influencer lokal dan nasional yang terlibat dalam rangkaian kegiatan mulai pra-event hingga hari pelaksanaan.
Antusiasme juga terlihat dari komunitas lari. Madiun Runners sebagai official komunitas partner turut menggerakkan pelari dari berbagai daerah di Madiun Raya, termasuk Kabupaten Madiun, Ngawi, Ponorogo, Magetan, Nganjuk dan daerah lainnya.
Sepanjang rute, peserta disambut tujuh cheering point yang melibatkan ratusan relawan dan masyarakat. Kehadiran cheering point tersebut membuat suasana lomba tetap meriah sejak garis start hingga peserta mencapai garis finish.
Kondisi rute dan dukungan penyelenggara juga mendapat apresiasi dari guest star KAI MRF 2026, Melanie Putria.
Ia menyoroti udara pagi, kebersihan rute dan kenyamanan Kota Madiun sebagai lokasi penyelenggaraan event lari.
“Udara paginya ini sejuk banget lho, mirip di Sydney dan yang salut adalah sepanjang rute bersih ga ada sampah, ternyata Madiun kota yang sangat nyaman untuk berolahraga. Sangat rekomended, harusnya bisa masuk agenda event nasional KAI Madiun Running Fest ini”.
Selain cheering point, water station tersedia di sejumlah titik sepanjang rute untuk mendukung kebutuhan peserta selama lomba.
Momen medal reveal juga menjadi bagian yang menarik perhatian. Desain medali untuk seluruh kategori membawa filosofi tagline Sweat, Safe dan Sustain.
Kemeriahan semakin terasa melalui kompetisi kostum terbaik. Sejumlah peserta tampil dengan berbagai karakter dan tema, mulai dari wayang, bunga matahari, lokomotif, uang seribu dengan Kapitan Pattimura, biksu hingga pasangan pengantin lengkap dengan jas dan gaun.
KAI MRF 2026 juga membawa pesan agar masyarakat tidak ragu memulai aktivitas olahraga. Salah satu guest star, Taufik Sudirman, mengajak masyarakat untuk tidak malu memulai hidup sehat.
“Jangan malu untuk mulai sehat, walau dirimu gendut bergeraklah dengan berolahraga, jangan dengarkan orang lain yang mencibirmu karena sehatmu untuk dirimu, untuk keluargamu dan untuk semua orang-orang yang kamu cintai di sekitarmu”.
Penyelenggara mengajak masyarakat yang belum mengikuti KAI MRF 2026 untuk mulai mempersiapkan diri mengikuti gelaran berikutnya.
Informasi KAI Madiun Running Fest dapat dipantau melalui akun Instagram @madiunrunningfest. KAI MRF 2027 direncanakan kembali digelar bersamaan dengan rangkaian hari jadi Kota Madiun tahun depan.
Melalui konsep sport tourism, IKASDA Madiun berharap KAI MRF dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan minat olahraga sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Semangat tersebut sejalan dengan semboyan IKASDA, Sahitya Sahwahita: Solidaritas yang bermanfaat bagi semua. (@Red/Hms)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


