-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Satgas Pangan Polres Madiun Cek Stok dan Harga Beras

Pengecekan bersama Bapanas RI menemukan stok gabah dan beras di penggilingan serta beras SPHP di tingkat pengecer.
Satgas Pangan Polres Madiun dan Bapanas RI mengecek stok serta harga beras di wilayah Kabupaten Madiun. (Dok Polres Madiun)
GARDAJATIM.COM : Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polres Madiun bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI mengecek stok dan harga beras di Kabupaten Madiun, Rabu (30/9/2026). 

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi ketersediaan beras sekaligus perkembangan harga di tingkat produsen dan pengecer.

Pemeriksaan berlangsung pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB di dua lokasi, yakni UD Sumber Asri Sejahtera, Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, serta Mitra Swalayan, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Di UD Sumber Asri Sejahtera, tim mendapati kapasitas penggilingan mencapai 45 ton dengan daya tampung gabah hingga 90 ton. 

Saat pemeriksaan berlangsung, tersedia 55 ton gabah dan 50 ton beras.

Beras yang dihasilkan penggilingan tersebut merupakan jenis premium dengan merek Mutiara 21 dan Berlian 21. Produk dijual Rp14.800 per kilogram dan didistribusikan melalui Alfamart, Indomarco, Indogrosir, serta Samudra.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., mengatakan pemantauan dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pangan di lapangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga beras di wilayah Kabupaten Madiun. Kami juga melakukan pengecekan secara langsung agar kondisi di lapangan dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi bersama,” ujar AKP Agung Hartawan.

Dari hasil dialog dengan pengelola penggilingan, produksi beras premium masih berjalan. Kenaikan harga gabah menjadi salah satu faktor yang diperhatikan karena berkaitan dengan biaya produksi dan penyesuaian harga jual agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pengecekan kemudian dilanjutkan ke Mitra Swalayan. Di lokasi tersebut, tim menemukan beras SPHP sebanyak 75 kilogram yang dijual Rp11.700 per kilogram serta satu kemasan beras medium merek Potro dengan berat 5 kilogram seharga Rp14.500 per kilogram.

AKP Agung menegaskan pemantauan akan dilakukan bersama instansi terkait untuk mengetahui perkembangan stok dan harga pangan secara berkala. 

“Melalui kegiatan ini, kami bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan agar ketersediaan beras tetap terjaga dan perkembangan harga dapat diketahui secara berkala. Koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Madiun,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut melibatkan Bapanas RI, Satgas Pangan Polres Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Bulog Madiun, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UM Kabupaten Madiun, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun. Seluruh rangkaian pengecekan berlangsung aman dan lancar. (@Red/Hms)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar