-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Satgas Pangan Polres Madiun Pastikan Harga Beras Sesuai HET

Pemantauan di Pasar Pagotan mencatat harga beras premium dan medium masih berada dalam ketentuan HET.
Petugas Satgas Pangan Polres Madiun dan instansi terkait mengecek harga, ketersediaan beras di sejumlah toko di Pasar Pagotan (Dok Polres Madiun)
GARDAJATIM.COM : Satgas Pangan Polres Madiun memastikan harga dan ketersediaan beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, masih sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Pemantauan dilakukan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan dipimpin Kasat Reskrim Polres Madiun selaku Kasatgas Pangan, AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., bersama Kanit II Pidsus Satreskrim Polres Madiun selaku Katim Satgas Pangan dan sejumlah anggota. 

Petugas mendatangi sejumlah toko untuk mencatat harga sekaligus memeriksa ketersediaan, keamanan, dan mutu beras.

Hasil pemantauan menunjukkan harga beras yang dijual pedagang masih berada dalam batas HET. Di Toko Sri Wahyuni, beras premium Punokawan dijual Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp12.900 per kilogram.

Sementara itu, Toko Budi menjual beras premium Tiga Delima Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram. 

Di Toko Palawija 99, beras premium Punokawan dipasarkan Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras medium Rp13.200 per kilogram.

Kapolres Madiun AKBP AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H. mengatakan monitoring akan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi gejolak harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok.

“Petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pelaku usaha agar menjual beras sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku, sehingga tidak memberatkan masyarakat dan tetap menjaga kondusivitas pasar,” ujarnya.

Satgas Pangan Polres Madiun bersama instansi terkait akan melanjutkan pengawasan harga dan stok pangan, termasuk aspek keamanan dan mutu, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau. (Red/Hms)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar