Cawabup Ponorogo Teguh Wiyono Buka Kanal Aspirasi Warga
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Cawabup Ponorogo Teguh Wiyono membuka kanal aspirasi bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik, aduan, dan gagasan terkait berbagai persoalan daerah melalui WhatsApp. |
Kanal tersebut dibuka melalui WhatsApp di nomor 085 331 535 588. Masyarakat dapat menyampaikan berbagai masukan, mulai dari persoalan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, lapangan pekerjaan hingga pelayanan publik.
Teguh mengatakan, kanal tersebut dibuka karena dirinya ingin mendengar langsung suara masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Ponorogo tidak bisa hanya didasarkan pada pandangan satu pihak.
“Saran, kritik, dan masukan dari masyarakat penting untuk memahami apa yang benar-benar dibutuhkan warga,” kata Teguh, Jumat, 25 September 2026.
Ia mengatakan terbuka terhadap berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Ponorogo, termasuk kritik dan gagasan yang konstruktif.
Aspirasi yang masuk, lanjut dia, akan didengarkan dan dipelajari terlebih dahulu. Persoalan yang disampaikan akan dilihat berdasarkan kebutuhan masyarakat, kemudian dicari kemungkinan solusi dan langkah yang dapat dilakukan sesuai kewenangan serta aturan yang berlaku.
Teguh juga ingin aspirasi masyarakat menjadi salah satu bahan dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan Ponorogo.
Menurutnya, program pembangunan tidak cukup hanya baik secara konsep, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Suara warga perlu dihimpun, dipetakan, kemudian menjadi bahan dalam menentukan prioritas pembangunan Ponorogo,” ujarnya.
Sebagai calon Wakil Bupati Ponorogo, Teguh menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.
Jika nantinya dipercaya mendampingi Lisdyarita dalam pemerintahan Kabupaten Ponorogo, Teguh mengatakan komunikasi dengan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menjalankan program pembangunan.
Menurutnya, aspirasi masyarakat perlu menjadi salah satu bahan dalam menyelaraskan program dengan kebutuhan warga dan arah pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bersama-sama melihat kebutuhan masyarakat dan mencari solusi yang sesuai dengan kewenangan serta aturan yang ada,” kata Teguh.
Ia menilai aspirasi, kritik, dan masukan perlu menjadi bagian dari proses membangun pemerintahan yang terbuka, responsif, dan bertanggung jawab.
“Saya tidak ingin masyarakat hanya didengar ketika ada kepentingan tertentu,” katanya.
Teguh mengajak masyarakat tidak ragu menyampaikan saran, kritik, maupun gagasan melalui kanal yang telah disediakan.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan saling menghargai diperlukan untuk membangun Ponorogo.
“Mari kita bangun Ponorogo bersama-sama dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai,” ujar Teguh.
Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dapat menghubungi WhatsApp 085 331 535 588. (Fjr)
Sebelumnya
...
