Dikukuhkan Pimpin Al Hidayah Jatim, Atika Banowati Siapkan Penguatan Organisasi
Redaksi
... menit baca
| Atika Banowati saat dikukuhkan sebagai Ketua Pengajian Al Hidayah DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2025–2030. (Foto: Istimewa) |
GARDAJATIM.COM: Hj. Atika Banowati, S.H. resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengajian Al Hidayah DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur periode 2025–2030, di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Sabtu, 26 September 2026.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.
Pengukuhan Atika dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah, Hetifah Sjaifudian, dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Pengajian Al Hidayah Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Atika menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi perempuan tersebut di Jawa Timur.
“Atas dukungan dan bimbingan dari para pengurus pusat, penasehat, serta seluruh kader, Alhamdulillah hari ini kami dapat dikukuhkan dan melaksanakan rapat kerja bersama,” ujar Atika.
Anggota DPRD Jawa Timur tersebut mengatakan rapat kerja tidak sekadar menjadi forum konsolidasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyusun program kerja yang jelas dan terukur.
“Rapat kerja tidak hanya menjadi kegiatan konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi forum untuk menyusun rencana kegiatan yang jelas dan terukur dalam pelaksanaannya,” katanya.
Perkuat Organisasi hingga Daerah
Atika mengatakan proses pengukuhan kepengurusan membutuhkan waktu cukup panjang.
Meski demikian, aktivitas Pengajian Al Hidayah Jawa Timur tetap berjalan melalui konsolidasi kepengurusan dan berbagai kegiatan keagamaan di daerah.
“Walaupun belum dikukuhkan, kami tetap melaksanakan berbagai kegiatan dan konsolidasi organisasi. Alhamdulillah, kepengurusan terus bertambah dan semakin berkembang,” ungkapnya.
Salah satu prioritas kepengurusan periode 2025–2030 adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur.
Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, sebanyak 32 daerah hadir dalam kegiatan rapat kerja tersebut, sedangkan enam daerah lainnya berhalangan hadir.
“Kami ingin menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ke depan, kami berharap Al Hidayah semakin dikenal, semakin menggema, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Atika.
Menurut Atika, penguatan organisasi di daerah penting agar berbagai program Pengajian Al Hidayah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Selain penguatan kelembagaan, Pengajian Al Hidayah Jawa Timur juga berkomitmen membangun sinergi dengan organisasi perempuan, organisasi kemasyarakatan, serta elemen Partai Golkar dalam menjalankan program di bidang keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Hidupkan Kembali Al Hidayah di Kabupaten dan Kota
Atika juga menaruh perhatian pada keberadaan Pengajian Al Hidayah di tingkat kabupaten dan kota. Ia berharap majelis taklim tersebut dapat kembali tumbuh dan berkembang di berbagai daerah.
“Saya sangat berharap Pengajian Al Hidayah di kabupaten dan kota bisa tumbuh dan berkembang seperti dulu. Majelis taklim ini menjadi wadah yang sangat penting bagi ibu-ibu untuk belajar, bersilaturahmi, dan meningkatkan kapasitas diri,” ujar Atika.
Ia menjelaskan, penguatan organisasi akan dilakukan melalui berbagai bidang dan program kerja yang telah disusun dalam rapat kerja.
Program tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi lebih banyak perempuan untuk mengembangkan potensi dan kapasitasnya sehingga dapat berkontribusi di tengah masyarakat.
Atika menilai kegiatan majelis taklim tidak hanya menjadi sarana penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mendorong lahirnya kader perempuan yang aktif dan memiliki kemampuan kepemimpinan.
“Dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan nantinya akan muncul ibu-ibu yang memiliki potensi dan kemampuan. Mereka bisa menjadi kader-kader perempuan yang turut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat,” katanya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota Pengajian Al Hidayah di Jawa Timur untuk bersama-sama memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput.
Atika berharap kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah terbangun dapat menjadi modal untuk mengembangkan Pengajian Al Hidayah Jawa Timur selama periode kepengurusan 2025–2030.
“Terima kasih kepada Ketua Umum DPP, seluruh pengurus pusat, pengurus provinsi, serta seluruh anggota yang telah memberikan dukungan. Semoga ke depan Al Hidayah Jawa Timur semakin maju, semakin kuat, dan semakin bermanfaat bagi umat,” pungkasnya. (Fjr/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...