MAN 2 Ponorogo Peringati Maulid Nabi, Siswa Diajak Perkuat Cinta dan Teladan Rasulullah
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah di MAN 2 Ponorogo. (Foto: Fajar/Gardajatim.com) |
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah/2026 Masehi tersebut digelar di Gedung Olahraga MAN 2 Ponorogo, Senin, 14 September 2026.
Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini harus bisa mengingat apa yang bisa dilakukan beliau dan mencontohnya,” ujar Agung.
Menurutnya, salah satu cara untuk memaknai kelahiran Rasulullah adalah dengan memperbanyak sholawat. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya keluarga besar madrasah dalam menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
![]() |
| Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd. |
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Moh. Thohari, S.Ag., M.H., mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan kecintaan keluarga besar MAN 2 Ponorogo kepada Rasulullah.
“Tidak diragukan kecintaan MAN 2 kepada Baginda Rasulullah, salah satu buktinya dengan memperingati Maulid Nabi,” kata Thohari.
Ia berharap peringatan tersebut dapat semakin memperkuat rasa cinta kepada Rasulullah.
Salah satunya dengan memperbanyak membaca sholawat sebagai bentuk kecintaan sekaligus ikhtiar mendapatkan syafaat.
“Peringatan Maulid ini untuk memperkuat rasa cinta kepada Rasulullah dengan banyak membaca sholawat untuk mendapatkan syafaat,” ujarnya.
Selain memperbanyak sholawat, Thohari menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
![]() |
| Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Moh. Thohari, S.Ag., M.H. |
Menurutnya, keteladanan Rasulullah menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia.
“Meneladani Rasulullah menjadi penting, dengan demikian kita semua akan menjadi generasi yang berakhlak mulia, baik guru maupun siswa-siswinya,” tegas Thohari.
Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para siswa. Para guru juga memiliki peran penting dalam memberikan contoh dan membangun lingkungan pendidikan yang mencerminkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah.
Peringatan Maulid Nabi di MAN 2 Ponorogo tersebut diisi oleh Gus Ulil dan K.H. Sholihin.
Kegiatan turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Ponorogo, perwakilan Forkopimca Ponorogo, tamu undangan, serta seluruh siswa dan siswi MAN 2 Ponorogo.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah ini, keluarga besar MAN 2 Ponorogo diajak tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga memperkuat kecintaan melalui sholawat dan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. (Fjr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


