-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

UKT PSHT Ngrayun Digelar, 187 Siswa Didorong Jaga Persaudaraan

Sebanyak 187 siswa PSHT Ranting Ngrayun mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Foto: Alfa Humas Ranting Ngrayun.
GARDAJATIM.COM: Sebanyak 187 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Ngrayun, Cabang Ponorogo, Pusat Madiun, mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Lapangan Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Minggu (13/9/2026).

Ketua PSHT Ranting Ngrayun, Tulasno, menegaskan bahwa UKT bukan hanya menjadi tahapan bagi siswa untuk mencapai tingkat berikutnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan di antara siswa dan anggota PSHT.

Menurut Tulasno, semangat persaudaraan perlu terus dijaga dalam setiap proses pembinaan PSHT, termasuk saat pelaksanaan UKT.
Ketua PSHT Ranting Ngrayun Tulasno menyampaikan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dalam pelaksanaan UKT.
Tulasno mengatakan, semangat persaudaraan harus tumbuh dari seluruh anggota PSHT, termasuk dari wilayah selatan Ponorogo.

“Semangat persaudaraan, bersama-sama kita wujudkan dari ujung selatan Kota Ponorogo,” kata Tulasno.

Ia menilai UKT tidak semestinya hanya dipahami sebagai proses untuk menjadi warga PSHT. Lebih dari itu, siswa perlu memahami pentingnya menjaga hubungan persaudaraan setelah menyelesaikan tahapan latihan.

“Di UKT hari ini bukan tentang bagaimana kita jadi warga, tapi tentang bagaimana kita menjaga rasa persaudaraan ini tetap utuh,” ujarnya.
Pelaksanaan UKT di Lapangan Desa Baosan Lor diikuti 187 siswa PSHT Ranting Ngrayun.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan siswa PSHT sebelum melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Tulasno berharap nilai persaudaraan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan para siswa.

Menurutnya, pencapaian tingkat dalam PSHT harus berjalan bersama dengan sikap menjaga persatuan dan hubungan baik antarsesama. (Alfa/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar