-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 TENTARA NASIONAL INDONESIA🇮🇩

KAI Daop 7 Buka Open Trip Wisata Rail Tour Madiun Rp350.000

Menawarkan perjalanan ke Telaga Sarangan, sentra kerajinan kulit, hingga sejumlah destinasi di Kota Madiun dengan kereta api dan angkutan lanjutan.
Dok KAI
GARDAJATIM.COM : KAI Daop 7 Madiun membuka pendaftaran Open Trip Rail Tour Madiun dengan tarif Rp350.000 per orang untuk perjalanan wisata pada Rabu, 28 Oktober 2026. 

Program ini menggabungkan perjalanan kereta api dengan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Magetan dan Madiun, sekaligus memberikan alternatif berwisata bagi masyarakat, komunitas, dan instansi pendidikan.

Peserta dapat memulai perjalanan dari Stasiun Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, atau Nganjuk. Paket tersebut mencakup tiket kereta api pulang-pergi menggunakan KA Malabar untuk keberangkatan dan KA Matarmaja untuk perjalanan kembali, pemandu wisata, angkutan lanjutan atau feeder, serta tiket masuk tempat wisata.

Rangkaian perjalanan meliputi Telaga Sarangan, sentra kerajinan kulit, Pahlawan Street Center, Madiun City Tour menggunakan “Mabour”, serta wisata kuliner dan berburu oleh-oleh. 

Pendaftaran dapat dilakukan melalui pemindaian barcode pada materi publikasi resmi KAI Daop 7 Madiun atau dengan menghubungi Tim Marketing Daop 7 Madiun di nomor 0811 2021 0007.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan program tersebut dirancang untuk menghubungkan layanan kereta api dengan potensi wisata daerah. 

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan perjalanan tematik ini sebagai pilihan kegiatan bersama keluarga, komunitas, maupun rekan kerja.

"Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Kami mengundang masyarakat, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan cara yang berbeda, seru, sekaligus edukatif melalui open trip ini," ujar Tohari, Sabtu (10/10/2026).
Rail Tour Jawa Timur telah berjalan sejak 30 Oktober 2025 melalui kerja sama KAI Daop 7 Madiun dengan 12 pemerintah daerah, yakni Kabupaten Magetan, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung, Blitar, serta Kota Madiun, Kediri, dan Blitar, beserta jajaran Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika setempat. 

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung konektivitas destinasi, memperkenalkan sejarah dan budaya lokal, serta mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

“PT KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan program Rail Tour ini sebagai sarana berlibur bersama keluarga maupun rekan kerja. Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman liburan yang aman dan bebas macet, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung UMKM wisata lokal serta menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan,” tutup Tohari.
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar