-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 TENTARA NASIONAL INDONESIA🇮🇩

Belajar Eco Print, 10 WBP Rutan Ponorogo Ikuti Pelatihan Bersama Mahasiswa UIN SATU

WBP Rutan Kelas IIB Ponorogo mengikuti praktik pembuatan eco print bersama mahasiswa magang UIN SATU Tulungagung. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo menggelar pelatihan pembuatan eco print bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10). Kegiatan ini melibatkan mahasiswa magang Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung sebagai pendamping.

Pelatihan yang berlangsung di Ruang Kunjungan Rutan Ponorogo itu diikuti 10 WBP laki-laki. Peserta mendapatkan materi sekaligus praktik teknik dasar pembuatan eco print dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun dan bunga.

Eco print merupakan teknik menghasilkan motif pada kain dengan memanfaatkan bentuk serta warna dari bahan alami. Dalam pelatihan tersebut, para peserta diperkenalkan pada proses penataan bahan alami di atas media kain hingga menghasilkan motif dan warna yang khas.

Mahasiswa magang UIN SATU Tulungagung mendampingi peserta selama proses praktik. Para WBP mengikuti arahan dan mencoba langsung teknik yang diperagakan oleh mahasiswa pendamping.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta terlihat aktif mengikuti setiap tahapan pelatihan dan mempraktikkan teknik pembuatan eco print secara langsung.

Selain menjadi kegiatan pembinaan yang produktif, pelatihan tersebut memberikan keterampilan baru kepada WBP yang berpotensi dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.

Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Muhammad Agung Nugroho, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa magang UIN SATU Tulungagung dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi mahasiswa magang UIN SATU Tulungagung yang turut berkontribusi dalam memberikan kegiatan pembinaan kepada warga binaan. Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi WBP untuk belajar keterampilan baru yang mudah-mudahan dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menempatkan pelatihan keterampilan sebagai bagian dari proses pembinaan WBP. Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif, tetapi juga memberikan pengalaman praktik yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Kolaborasi dengan mahasiswa magang UIN SATU Tulungagung juga menjadi bagian dari kegiatan pembinaan Rutan Ponorogo. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Ponorogo berupaya menghadirkan pembinaan yang edukatif, kreatif, dan produktif bagi warga binaan. (Hms/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar