Dzikrul Ghofilin di Badegan Ponorogo, Jamaah dari 10 Desa Padati Masjid Hasan Munadi
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Dzikrul Ghofilin bertajuk Pohsawit Bangkit Berdzikir di Masjid Hasan Munadi, Dusun Pohsawit, Desa Karangan, Ponorogo. (Foto: Ryno) |
Mereka mengikuti kegiatan Dzikrul Ghofilin bertajuk Pohsawit Bangkit Berdzikir yang diselenggarakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Badegan bersama KH. Abdussami Hasyim, pengasuh Pondok Pesantren Darul Huda Mayak.
Kegiatan yang berlangsung selama sekitar empat jam tersebut tidak hanya diisi dengan dzikir dan doa bersama.
Ketua panitia, Suwondo, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan MWC NU Kecamatan Badegan, KH. Abdussami Hasyim, tokoh agama, pemerintah desa, unsur keamanan, donatur, serta jamaah yang hadir.
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami selaku panitia mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT karena kegiatan Dzikrul Ghofilin bertajuk Pohsawit Bangkit Berdzikir yang diselenggarakan tadi malam dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif,” kata Suwondo.
Di balik pelaksanaan kegiatan tersebut, panitia melibatkan pemuda dan pemudi Dusun Pohsawit dalam persiapan hingga pelaksanaan acara.
Suwondo, yang juga menjabat Sekretaris Desa Karangan mengapresiasi kontribusi generasi muda yang turut bekerja sama menyukseskan kegiatan.
Menurut dia, kehadiran jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Badegan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi penyelenggara.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi turut memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, dan menjaga kerukunan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para pemuda dan pemudi Dusun Pohsawit yang telah bekerja keras, bergotong royong, dan memberikan tenaga serta pikiran demi menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Grup hadroh dari Desa Karangan yang dikomandani Mas Wijinar turut mengisi rangkaian kegiatan melalui lantunan shalawat dan iringan musik religi. Pada pembukaan acara, panitia juga menampilkan penyalaan kembang api.
Sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Kepala Desa Badegan Didik Suyanto, Kepala Desa Karangan Pujianto, anggota DPRD Kabupaten Ponorogo Sunyoto, mantan Kepala Desa Karangan Suyudi, serta mantan Camat Badegan Muklas.
Unsur pengamanan turut melibatkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), unsur keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta personel Koramil. Kehadiran unsur tersebut mendukung kelancaran kegiatan hingga berakhir pada malam hari.
Bagi panitia, kehadiran jamaah dari 10 desa menjadi bagian penting dari tujuan kegiatan bertajuk Pohsawit Bangkit Berdzikir.
Selain menjalankan aktivitas keagamaan, pertemuan tersebut diharapkan mempererat hubungan antarmasyarakat di wilayah Kecamatan Badegan.
Suwondo juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan acara.
Ia berharap kegiatan Dzikrul Ghofilin membawa berkah bagi warga Dusun Pohsawit, Desa Karangan, dan masyarakat Kecamatan Badegan secara luas.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan semangat masyarakat untuk terus berdzikir dan menjaga kerukunan,” tuturnya.
Dengan dukungan panitia, generasi muda, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi wadah berkumpulnya jamaah lintas desa dalam suasana dzikir dan doa bersama.
Semangat Dzikrul Ghofilin, Pohsawit Bangkit Berdzikir diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari upaya masyarakat memperkuat nilai spiritual, persaudaraan, dan kerukunan di Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. (Ryn)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

