-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

In This Economy: Sulitnya Mencari Pekerjaan Dikala Kondisi Ekonomi Indonesia yang Sekarang

Oleh: Fahrizal Bagus Saputro
Foto: Ilustrasi generated Ai.
GARAJATIM.COM: Di beberapa media sosial dan kehidupan sehari-hari banyak keluhan yang sama dan terus muncul mengenai sulitnya mencari pekerjaan di Indonesia. 

Kesulitan mencari pekerjaan saat ini terjadi akibat fenomena jobless growth (pertumbuhan ekonomi tanpa diiringi penciptaan lapangan kerja yang memadai) serta tingginya angka pengangguran muda dan banyaknya kasus PHK di beberapa perusahaan.

Kesulitan tersebut muncul dikarenakan kondisi ekonomi Indonesia yang sedang menurun. 

Fresh Graduate Jadi Korban Utama Sulitnya mencari Lapangan Pekerjaan

Tantangan terbesar ada pada kelompok usia muda atau Fress Graduate. Kelompok usia muda ini dan Fresh Graduate kalah bersaing dengan yang sudah berpengalaman di dunia kerja sebelumnya.

Dengan kata lain, pengalaman menjadi acuan perusahaan maupun pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan di Indonesia.

Sedangkan lulusan Fresh graduate dan kelompok anak muda belum mempunyai pengalaman di dunia kerja sama sekali.  

Gelombang PHK yang makin memperkeruh keadaan pencari kerja

PHK  juga  menjadi  salah  satu  alasan  mengapa  menjadi  salah  satu  faktor  yang melatarbelakangi kesulitan mencari pekerjaaan di Indonesia.

Gelombang PHK yang terjadi mengakibatkan banyaknya pengangguran yang makin banyak di negeri ini.

Dengan makin banyaknya angka pengagguran yang ada juga menjadikan persaingan untuk mencari pekerjaan semakin sulit dan terbatas. 

Tuntutan Pekerjaan dari Perusahaan

Tuntutan perusahaan juga menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan di dunia kerja.

Perusahaan menuntut para pekerja banyak yang memiliki skill diatas rata-rata. Pekerja banyak yang dituntut mempunya lebih dari satu keahlian sedangkan pendapatan yang didapat oleh pekerja dirasa kurang layak untuk tuntutan pekerjaan yang seperti itu. 

Maka dari itu, banyak pekerja yang resign maupun tidak mau mendaftar dengan tuntutan pekerjaan seperti itu, terlebih lagi ada beberapa perusahaan yang memiliki beberapa persyaratan minimal S1 dan mempunyai pengalaman kerja yang membuat para lulusan SMA maupun SMK tidak dapat mendaftar di perusahaan tersebut.

Perkembangan Otomatisasi dan AI

Perkembangan Teknologi Informasi dan AI menjadikan beberapa perusahaan lebih memilih memaksimalkan teknologi tersebut daripada menggunakan tenaga manusia untuk melakukan pekerjaan.

Hal ini sangat berdampak positif bagi perusahaan dengan dapat meminimalkan pengeluaran untuk menggaji para karyawan maupun pekerja.

Sedangkan disisi lain, ini makin mempersulit para pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan.

Oleh karena itu pemerintah harus turun tangan dalam menangani keluhan masyarakat terkait sulitnya mencari lapangan pekerjaan saat ini.

Pemerintah harus bisa berkoordinasi dengan perusahaan dan harus secepatnya mencari solusi terkait permasalahan tersebut. (*)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar