Marak Isu Kelangkaan BBM? Kapolres Ponorogo Buka Suara dan Minta Warga Lakukan Ini
Redaksi
... menit baca
GARDAJATIM.COM: Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo meminta masyarakat di wilayah Kabupaten Ponorogo untuk tetap tenang dan tidak melayani kepanikan dengan membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan.
Imbauan ini dikeluarkan guna memastikan kelancaran rantai distribusi energi dan mencegah terganggunya ketertiban umum di tengah derasnya isu yang belum terverifikasi.
Langkah antisipasi tersebut ditegaskan langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa. Pihaknya mengingatkan bahwa tindakan spekulatif seperti aksi pemborongan (panic buying) hingga penimbunan hanya akan memperburuk ketersediaan pasokan di tingkat konsumen akhir.
"Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Ponorogo agar tetap tenang, tidak panik, dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Jangan melakukan pembelian berlebihan, apalagi penimbunan, karena tindakan tersebut dapat mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat lainnya," ujar AKBP Damus Asa dalam keterangannya.
Minta Warga Cek Informasi Resmi dan Laporkan Kecurangan
Guna mencegah disinformasi yang meresahkan warga, Polres Ponorogo mendorong masyarakat untuk memilah informasi dan hanya mempercayai pembaruan pasokan resmi dari instansi berwenang maupun pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Selain imbauan konsumsi bijak, aparat kepolisian juga membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan distribusi di lapangan. Warga yang menemukan adanya indikasi penyimpangan maupun praktik penimbunan BBM diminta untuk segera melapor ke pihak berwajib.
"Mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta menggunakan BBM secara bijak," tambah Damus.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Ponorogo, sekaligus memastikan pasokan energi harian warga tetap terpenuhi tanpa hambatan distribusi. (Hms/Red)
Sebelumnya
...