-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

Kondisi Rumah Warga Slahung Ponorogo Jadi Perhatian, Desa Upayakan Gotong Royong

Rumah warga Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, mengalami kerusakan berat. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Kondisi rumah Nari (48), warga Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, yang mengalami kerusakan berat menjadi perhatian setelah fotonya beredar di media sosial.

Pemerintah desa setempat kini berupaya mengoordinasikan gotong royong warga untuk membantu perbaikan rumah tersebut.

Nari tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih bersekolah. Dengan pekerjaan serabutan dan penghasilan terbatas, ia belum mampu memperbaiki rumahnya secara mandiri.

Perhatian masyarakat muncul setelah foto kondisi rumah tersebut beredar di media sosial. Sejumlah warganet menyampaikan keprihatinan sekaligus mempertanyakan apakah keluarga Nari pernah menerima bantuan pemerintah.

Di tengah keterbatasan biaya, Nari disebut telah membeli sejumlah material bangunan, termasuk batu bata dan pasir, untuk persiapan renovasi. Namun, rencana perbaikan itu belum dapat dimulai karena dana yang dimilikinya belum mencukupi.
Anak sulung Nari diketahui bekerja di luar kota, tepatnya di Probolinggo. Sementara itu, Nari masih tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.

Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Caluk, Ary Wahyudi, yang juga menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Slahung, mengatakan dirinya telah mendatangi rumah tersebut untuk melihat kondisinya secara langsung.

Menurut Ary, kerusakan yang dialami rumah Nari sudah tergolong berat sehingga kondisinya tidak layak huni.

Untuk membantu keluarga Nari, pemerintah desa telah berkomunikasi dengan ketua RT setempat guna mengupayakan perbaikan melalui gotong royong warga.

“Kita sudah komunikasi dengan RT setempat. Artinya, akan melakukan gotong royong membantu perbaikan rumah Pak Nari. Semboyannya, jaga warga, jaga tetangga,” kata Ary, Kamis, 15 Oktober 2026.
Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membantu Nari memperbaiki tempat tinggalnya. Meski demikian, pelaksanaan gotong royong itu masih disampaikan sebagai rencana yang sedang diupayakan.

Ary menambahkan, kondisi keluarga Nari juga akan dilaporkan kepada pimpinan agar dapat ditindaklanjuti dan dicarikan langkah penanganan lebih lanjut.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai hasil pelaporan maupun bentuk bantuan lain yang akan diberikan kepada keluarga Nari. (Fjr/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar