Perkuat Persaudaraan, PSHT Rayon Muneng Ranting Balong Gelar Tasyakuran Warga Baru dan Temu Kadang
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Tasyakuran Warga Baru dan Temu Kadang PSHT Rayon Muneng, Ranting Balong, Cabang Ponorogo, Sabtu (10/10/2026). Foto: Andika/Gardajatim.com |
Acara ini bertujuan sebagai bentuk rasa syukur mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, serta bersama-sama menjaga marwah dan ajaran luhur organisasi di tengah masyarakat.
Dipandu oleh Sarif selaku Master of Ceremony (MC), jalannya acara berlangsung terarah dan lancar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sumani selaku Ketua PSHT Ranting Balong beserta pengurusnya, Humas PSHT Ranting Balong, Pamter PSHT Ranting Balong, sejumlah undangan Ketua Rayon Tatung, Rayon Purworejo dan Rayon Sedarat.
Selain internal organisasi, acara ini turut dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa, Santosa selaku Kepala Desa Muneng beserta perangkatnya dan keamanan Bhabinkamtibmas Budinoto, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat, yang mencerminkan komitmen kuat PSHT dalam mendukung kondusifitas wilayah serta membangun komunikasi yang harmonis.
Ketua PSHT Rayon Muneng, Darto, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya acara tasyakuran warga baru dan temu kadang tahun 2026 ini.
Diharapkan kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan serta menjadi ajang silaturahmi sesama warga PSHT.
Dirinya menyebut, tahun ini terdapat 15 warga baru PSHT yang disahkan. Dan kedepan mengajak agar semakin banyak lagi adik - adik yang mau berlatih dan menjadi bagian dari PSHT.
“Tahun ini telah disahkan 15 warga baru, ada 7 putra dan 8 putri. Targetnya tahun depan Rayon Muneng bisa mengesahkan warga PSHT lebih banyak lagi, jadi mari bersama mengajak adik kita maupun teman kita yang belum, untuk segera mau berlatih dan menjadi bagian dari Keluarga Besar PSHT Rayon Muneng," terangnya.
Selain itu, flashback di masa lalu bahwa PSHT Rayon Muneng sudah berusia 26 Tahun. Yang pada awalnya berdiri pada tahun 2000 seiring dengan pembentukan Kepengurusan di PSHT Ranting Balong.
"Tahun 2000 merupakan awal Rayon Muneng mengawali pembukaan latihan, dan itu juga seiring dengan Pembentukan Kepengurusan di PSHT Ranting Balong," jelasnya.
Darto juga mengungkapkan, bahwa jajaran lintas instansi di Kecamatan Balong juga merupakan dulur dewe (anggota PSHT) diantaranya Suseno (Camat Balong), Sudartono (Kepala KUA Balong), Triyono (Kapolsek Balong), Budinoto (Bhabinkamtibmas Desa Muneng), dan lainnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Ranting Balong, Sumani, memberikan penekanan penting mengenai perlunya menjaga persatuan dan nama baik organisasi di tengah masyarakat.
Ia berpesan agar seluruh warga baru mampu menjadi teladan yang baik di lingkungan sosial masing-masing.
”PSHT lahir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Saya berpesan kepada seluruh warga baru agar senantiasa menjaga marwah organisasi, memperkuat persaudaraan tanpa batas, mudah-mudahan bisa mengembangkan dan mengabdi dengan berlandaskan ajaran Setia Hati yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta bersinergi positif dengan pengurus, pemerintah, dan unsur Tiga Pilar di wilayahnya demi tercipta keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Salah satu rangkaian dalam acara ini adalah Penyematan Sabuk Mori kepada warga baru merupakan simbol bahwa mereka telah sah menjadi keluarga besar PSHT.
Seluruh rangkaian kegiatan didukung penuh oleh hiburan musik dari BAYU MUSIC yang personilnya juga merupakan warga PSHT.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang mencairkan suasana, mempererat keakraban antar kadang warga dari berbagai tingkatan, sekaligus menjadi simbol keharmonisan serta kerukunan keluarga besar PSHT Rayon Muneng serta tamu undangan. (Andika/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


