Piala GENIUS SDN 1 Jimbe Ponorogo, Wadah Kreativitas dan Pembentukan Karakter Siswa
Redaksi
... menit baca
| Peserta didik SDN 1 Jimbe, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, mengikuti lomba mewarnai dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026. (Foto: Istimewa) |
Melalui kegiatan bertajuk Piala GENIUS, sekolah yang dikenal dengan sebutan JiTu (Jimbe Satu) tersebut menghadirkan perlombaan edukatif yang menggabungkan seni, literasi, dan penanaman nilai kebangsaan.
Kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan sekolah itu menghadirkan tiga cabang perlombaan, yakni mewarnai dengan tema Sumpah Pemuda, menyanyi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”, serta menulis dan membaca puisi atau cerita berbahasa Indonesia dengan tema “Senang Sekolah di SDN 1 Jimbe”.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa.
Selain mengembangkan bakat, peserta didik mendapat kesempatan untuk melatih keberanian, meningkatkan kepercayaan diri, dan belajar menghargai kemampuan teman.
![]() |
| Kepala SDN 1 Jimbe, Fajar Nashrulloh, S.Pd. SD., M.Pd. |
Kepala SDN 1 Jimbe, Fajar Nashrulloh, S.Pd. SD., M.Pd., menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas.
Kegiatan kreatif juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan nilai persatuan dan kecintaan terhadap tanah air sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui sejarah Sumpah Pemuda, tetapi juga memahami dan merasakan maknanya dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan harus ditanamkan sejak dini melalui kegiatan yang dekat dengan dunia anak, salah satunya melalui seni, bahasa, kreativitas, dan kompetisi yang sehat,” ungkap Fajar.
Piala GENIUS Selaras dengan Visi Sekolah
Piala GENIUS memiliki keterkaitan dengan visi SDN 1 Jimbe, yaitu “Terwujudnya Peserta Didik yang GENIUS (Gemilang, Energik, Nyaman, Islami, Unggul, dan Sukses).”
Melalui visi tersebut, sekolah berupaya mendorong peserta didik agar mampu mengembangkan potensi diri, memiliki karakter yang baik, serta tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.
Nilai Gemilang diwujudkan melalui kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Energik tercermin dalam semangat dan kreativitas selama mengikuti kegiatan, sedangkan Nyaman berkaitan dengan upaya menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan ramah anak.
Adapun nilai Islami menjadi landasan pembentukan akhlak dan sikap saling menghargai. Nilai Unggul diarahkan pada pengembangan bakat serta kemampuan siswa, sementara Sukses dimaknai sebagai proses pertumbuhan anak agar semakin mandiri, percaya diri, dan berkarakter.
Menurut Fajar, penghargaan dalam perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Proses belajar, keberanian mencoba, serta kemampuan menerima hasil kompetisi dengan sportif juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.
“Piala adalah simbol penghargaan atas usaha dan prestasi. Namun, pengalaman anak untuk berani tampil, berani mencoba, menghargai teman, menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sportif, itulah pendidikan karakter yang sesungguhnya,” tambahnya.
Tiga Cabang Lomba Kembangkan Potensi Siswa
Setiap cabang dalam Piala GENIUS memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan melalui pendekatan yang berbeda.
Lomba mewarnai bertema Sumpah Pemuda menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas melalui karya visual.
Sementara itu, lomba menyanyi “Satu Nusa Satu Bangsa” mengajak peserta didik mengenal semangat persatuan dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Pada cabang menulis dan membaca puisi atau cerita, siswa didorong untuk menuangkan pengalaman serta perasaan melalui bahasa Indonesia.
Tema “Senang Sekolah di SDN 1 Jimbe” memberi ruang bagi mereka untuk mengungkapkan pengalaman selama belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah.
Kegiatan literasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk berlatih menyampaikan gagasan secara tertulis maupun lisan.
Dengan demikian, pembelajaran bahasa tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pada keberanian mengomunikasikan pikiran di hadapan orang lain.
Bagi SDN 1 Jimbe, pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik perlu berjalan beriringan agar peserta didik memiliki kesempatan untuk mengenali potensi masing-masing.
Kekompakan Guru Mendukung Lingkungan Belajar Positif
Penyelenggaraan Piala GENIUS turut melibatkan seluruh guru SDN 1 Jimbe. Mereka berkolaborasi dalam persiapan, pendampingan peserta, pelaksanaan perlombaan, serta pemberian motivasi kepada siswa.
Fajar mengapresiasi kekompakan para guru yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama menjadi bagian penting dalam menjalankan program sekolah dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
“Saya sangat mengapresiasi kekompakan bapak dan ibu guru. Setiap program sekolah akan menjadi lebih bermakna ketika dilaksanakan dengan kebersamaan. Guru bukan hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang membuat anak merasa senang berada di sekolah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang positif melalui keterlibatan seluruh warga sekolah.
Guru, siswa, dan orang tua memiliki peran dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya SDN 1 Jimbe memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan literasi, numerasi, seni, olahraga, kreativitas, serta penguatan karakter.
Menanamkan Persatuan dan Kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia
Peringatan Sumpah Pemuda melalui Piala GENIUS juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali nilai persatuan kepada generasi muda.
Peserta didik diajak memahami bahwa kecintaan terhadap Indonesia dapat diwujudkan melalui sikap menghargai perbedaan, menjaga kebersamaan, dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan perlombaan. Pengalaman mengikuti kegiatan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa dalam membangun sikap sportif, berani mencoba, serta menghargai hasil karya orang lain.
Fajar berharap peserta didik SDN 1 Jimbe tumbuh menjadi generasi yang memiliki akhlak baik, mencintai tanah air, dan berani mengembangkan potensi diri.
“Harapan kami, anak-anak SDN 1 Jimbe tumbuh menjadi generasi yang mencintai Indonesia, bangga dengan bahasa persatuan, menghargai perbedaan, memiliki akhlak yang baik, serta berani bermimpi dan berprestasi. Kami ingin mereka menjadi generasi GENIUS yang gemilang, energik, nyaman, Islami, unggul, dan sukses,” harapnya.
Ia juga berharap kekompakan guru, dukungan orang tua, dan semangat peserta didik dapat terus mendukung pelaksanaan berbagai program pendidikan di sekolah.
Melalui Piala GENIUS, SDN 1 Jimbe berupaya menjadikan kegiatan sekolah sebagai ruang bagi anak untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan karakter.
Semangat Sumpah Pemuda pun menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai persatuan, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap keberagaman. (Hms/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


