Plafon Teras KDMP Nawangan Ambrol akibat Pipa Terlepas saat Hujan Deras, Tim Pelaksana Sigap Lakukan Perbaikan
Eko Purnomo
... menit baca
![]() |
| Pelaksana pembangunan gedung KDMP Nawangan sigap lakukan perbaikan usai mendapatkan laporan adanya plafon teras yang ambrol setelah hujan deras. |
PACITAN, GARDAJATIM.COM: Kerusakan plafon teras gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nawangan, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, yang ambrol setelah diguyur hujan deras pada Selasa (27/10/2026), langsung mendapat penanganan dari tim pelaksana pembangunan.
Tim pelaksana bergerak cepat setelah menerima laporan dari Babinsa dan pengurus KDMP terkait insiden tersebut. Perbaikan dilakukan untuk memulihkan kondisi plafon teras yang mengalami kerusakan akibat air hujan yang mengalir dari bagian atap gedung.
Penanggung jawab pelaksana pembangunan, Roby, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Nawangan dan sekitarnya. Kondisi itu diduga menyebabkan pipa pembuangan air dari atap terlepas, sehingga aliran air tidak lagi tersalurkan sebagaimana mestinya.
Akibatnya, air dari atap langsung mengenai bagian plafon teras hingga menyebabkan material plafon ambrol.
"Kemarin itu hujan deras, Mas, di Nawangan. Ternyata pipa yang dari atap itu terlepas, jadi air dari atap mengenai plafon dan akhirnya ambrol," jelas Roby.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya segera melakukan pengecekan dan penanganan terhadap bagian bangunan yang mengalami kerusakan. Roby memastikan bahwa perbaikan plafon teras telah dilakukan pada Rabu (28/10/2026) pagi.
"Sudah, Mas. Pagi tadi langsung kita perbaiki," tandasnya.
Tim Pelaksana Respons Cepat
Langkah cepat yang dilakukan tim pelaksana tersebut menjadi bagian dari upaya menangani kerusakan bangunan agar tidak berlarut-larut. Selain memperbaiki bagian plafon yang ambrol, kejadian ini juga menjadi perhatian terhadap kondisi saluran pembuangan air dari atap yang perlu dipastikan kembali berfungsi dengan baik.
Pipa pembuangan memiliki peran penting dalam mengalirkan air hujan agar tidak meluber atau mengarah ke bagian bangunan yang rentan mengalami kerusakan. Karena itu, pemeriksaan pada sambungan pipa dan sistem drainase atap menjadi hal penting untuk mencegah kejadian serupa terulang, terutama ketika intensitas hujan tinggi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemeliharaan bangunan perlu dilakukan secara berkala, termasuk memeriksa kekuatan sambungan, kondisi plafon, serta jalur pembuangan air hujan.
Gedung KDMP Desa Nawangan merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam pengembangan koperasi desa. Keberadaan bangunan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas kelembagaan dan pelayanan koperasi bagi masyarakat setempat.
Oleh karena itu, kualitas konstruksi, kelengkapan fasilitas, serta pemeliharaan bangunan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan agar gedung dapat dimanfaatkan secara optimal.
Respons cepat tim pelaksana dalam menangani kerusakan plafon teras menunjukkan adanya tindak lanjut terhadap laporan yang diterima. Meski demikian, pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian atap, sambungan pipa pembuangan, dan area plafon di sekitarnya tetap diperlukan untuk memastikan kondisi bangunan aman dan mencegah kerusakan lanjutan.
Dengan penanganan yang tepat serta pengawasan dan pemeliharaan secara berkala, diharapkan gedung KDMP Desa Nawangan dapat tetap terjaga kualitasnya sehingga nantinya dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya. (Eko)
Sebelumnya
...
