-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

Polda Jatim Sampaikan Belasungkawa, Penanganan Korban Karhutla Bromo Jadi Prioritas

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast saat menyampaikan keterangan resmi. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Polda Jawa Timur menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga orang dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Kamis (15/10/2026). 

Penanganan korban luka serta pendalaman penyebab kejadian menjadi bagian dari langkah yang dilakukan setelah peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan duka cita kepada keluarga korban meninggal dunia. Ia juga mendoakan tiga korban yang mengalami luka bakar agar segera pulih.

“Kami dari Polda Jawa Timur menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya tiga orang dalam peristiwa ini. Kami juga mendoakan para korban yang mengalami luka agar segera mendapatkan kesembuhan,” ujar Jules Abraham Abast.

Kebakaran terjadi di kawasan Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Sekitar pukul 09.00 WIB, sebanyak 12 orang yang terdiri atas petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api, dan karyawan art hotel menuju lokasi untuk membantu pemadaman.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB, petugas dan relawan menerima informasi bahwa sejumlah orang yang ikut melakukan upaya pemadaman diduga terjebak di sekitar lokasi kebakaran.

Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan enam orang yang menjadi korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

“Berdasarkan informasi awal yang kami terima, terdapat enam korban. Tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar. Saat ini penanganan terhadap para korban menjadi prioritas,” jelas Jules.

Dari tiga korban luka bakar, satu orang dirujuk ke RSUD Tongas untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, dua korban lainnya mendapatkan penanganan di Puskesmas Sukapura.

Identitas lengkap korban dan kondisi medis para korban luka masih dalam proses pendataan serta konfirmasi dengan pihak terkait.

Di lokasi kejadian, upaya penanganan kebakaran masih berlangsung dengan melibatkan unsur TNBTS, personel kepolisian, relawan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

Personel kepolisian setempat juga melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kronologi kejadian.

Polda Jatim menegaskan bahwa penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban masih dalam proses pendalaman.

Kepolisian menyatakan tidak akan berspekulasi sebelum memperoleh fakta yang cukup dari pemeriksaan di lapangan.

“Untuk penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia dan luka, masih dilakukan pendalaman. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum memperoleh fakta yang cukup dari hasil pemeriksaan di lapangan,” tegas Jules.

Polda Jatim juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati kawasan yang masih terdampak kebakaran dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan.

“Prioritas saat ini adalah keselamatan masyarakat, penanganan para korban, serta mendukung seluruh unsur yang bekerja untuk mengendalikan kebakaran. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan berdasarkan hasil penanganan dan pendalaman di lapangan,” pungkasnya.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, proses penanganan kebakaran dan pendalaman kronologi masih berlangsung. 

Informasi lebih lanjut mengenai penyebab kejadian serta identitas korban menunggu hasil pemeriksaan dan konfirmasi dari pihak terkait. (Hms/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar