Temuan Belatung pada Nasi Disorot, SPPG Ngrayun 2 Sampaikan Permintaan Maaf
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Relawan SPPG Ngrayun 2 menyiapkan makanan untuk program MBG. (Foto: Tangkapan layar video akun TikTok SPPG Ngrayun 2) |
Kepala SPPG Ngrayun 2, David, mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi internal serta menyatakan siap bekerja sama dalam pemeriksaan oleh Satgas.
Permintaan maaf tersebut disampaikan David bersama PIC SPPG Ngrayun 2, Ardian. Mereka juga menyatakan akan menjalankan rekomendasi yang muncul dari hasil evaluasi lapangan.
Dalam pernyataan tertulisnya, David mengakui bahwa potensi kelalaian dalam operasional penyediaan makanan perlu menjadi perhatian.
Namun, ia belum menyampaikan hasil pemeriksaan yang memastikan penyebab temuan tersebut.
SPPG Ngrayun 2 Evaluasi Pemberitaan Temuan Belatung
David mengatakan, pihaknya bergerak melakukan monitoring dan evaluasi internal setelah pemberitaan mengenai menu daging oseng yang menarasikan adanya temuan satu belatung pada nasi.
Ia menyinggung rekaman video yang beredar di media sosial dan memperlihatkan makanan dalam kondisi sudah berada di luar kemasan asli.
"Meskipun rekaman video yang beredar memperlihatkan kondisi makanan yang sudah berada di luar kemasan asli, kami menegaskan bahwa potensi celah kelalaian sekecil apa pun seharusnya tidak boleh terjadi dalam sistem operasional kami," demikian pernyataan tertulisnya, Minggu, 18 Oktober 2026.
SPPG Ngrayun 2 menyatakan siap bekerja sama sepenuhnya dalam pemeriksaan oleh Satgas.
Timnya juga berkomitmen melaksanakan seluruh rekomendasi hasil evaluasi lapangan.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum memuat hasil pemeriksaan Satgas maupun penjelasan mengenai penyebab temuan yang diberitakan.
Akun Media Sosial Lama Tidak Bisa Diakses
Selain persoalan makanan, David turut menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyampaian informasi melalui media sosial resmi SPPG Ngrayun 2.
Ia menjelaskan, akun media sosial lama mengalami kendala teknis serius sehingga tidak dapat diakses kembali.
Pihaknya kemudian membuat akun resmi baru untuk mengoptimalkan penyebarluasan informasi.
David juga menyebut klarifikasi telah disampaikan secara langsung kepada para penerima manfaat.
Ia berjanji membenahi tata kelola komunikasi digital agar penyampaian informasi ke depan lebih transparan.
SPPG Ngrayun 2 Layani 1.578 Penerima Manfaat
SPPG Ngrayun 2 berlokasi di Desa Sambi. Dalam pernyataannya, David menyebut unit tersebut melayani 1.578 penerima manfaat yang tersebar di wilayah pegunungan.
Ia mengatakan keterbatasan geografis dan kondisi wilayah yang cukup terisolasi tidak akan menyurutkan semangat tim dalam menjalankan pelayanan.
Di akhir pernyataannya, David menyampaikan terima kasih atas kritik, saran, dan masukan dari berbagai pihak.
Ia berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan demi pelayanan yang lebih baik, aman, sehat, dan bermanfaat bagi anak-anak.
Permohonan maaf dan kesiapan menjalani pemeriksaan tersebut menjadi respons SPPG Ngrayun 2 atas pemberitaan yang berkembang.
Hasil pemeriksaan Satgas dan tindak lanjut rekomendasinya masih perlu ditunggu untuk mengetahui perkembangan penanganan persoalan tersebut. (Rls/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
