-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

Bupati Madiun Bidik Prestasi Atlet Pencak Silat di Porseni Jatim 2026

Sebanyak 500 pelajar mengikuti Bupati Cup 2026, atlet peraih juara dipersiapkan mewakili Kabupaten Madiun pada Porseni Jawa Timur.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi menyerahkan hadiah kepada atlet berprestasi. (Dok Ist)
GARDAJATIM.COM : Pemerintah Kabupaten Madiun menyiapkan atlet-atlet pelajar berprestasi dari Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026 untuk berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Provinsi Jawa Timur. 

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Madiun H. Hari Wuryanto saat menutup kompetisi antarpelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs di Gedung Korpri Kabupaten Madiun, Kamis (5/11/2026).

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 3-5 November 2026, itu diikuti sekitar 500 peserta. 

Bupati Madiun didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi dalam penutupan yang turut dihadiri jajaran perangkat daerah, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), wasit, juri, ofisial, dan panitia.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun Puji Rahmawati menyampaikan, seluruh pertandingan dapat diselesaikan tanpa kendala berarti. 

Ia menilai kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, membangun keberanian, serta mempererat persaudaraan melalui olahraga.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto meminta peserta yang meraih juara terus meningkatkan kemampuan, sedangkan atlet yang belum berhasil diminta menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi. 

Pemerintah daerah juga menyiapkan penghargaan bagi atlet yang mampu meraih medali emas pada Porseni tingkat provinsi.

“Yang juara-juara akan kita kirim untuk mengikuti Porseni ke Jawa Timur. Karena itu, saya minta adik-adik terus berlatih, menjaga disiplin, dan meningkatkan kemampuan. Jika nanti bisa membawa medali emas dari Porseni Provinsi Jawa Timur, insyaallah akan mendapatkan reward dari Pemerintah Kabupaten Madiun,” tegasnya.

Selain mengejar prestasi kompetitif, Hari Wuryanto mendorong pengembangan pencak silat kategori seni di setiap kecamatan. 

Menurutnya, potensi tersebut perlu ditampilkan dalam berbagai kegiatan wilayah agar pencak silat tetap berkembang sebagai olahraga sekaligus bagian dari budaya lokal.

Ia juga mengingatkan para atlet muda agar membangun kedisiplinan dan menghormati orang tua, guru, serta pelatih. Prestasi, menurutnya, harus ditunjang latihan berkelanjutan dan semangat pantang menyerah.

Dalam penutupan kejuaraan, Bupati dan Wakil Bupati Madiun menyerahkan hadiah kepada para peraih juara. 

Seluruh peserta juga menerima sertifikat sebagai penghargaan atas keikutsertaan mereka dalam Bupati Cup 2026. (@Red/Hms)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar