GPM Serentak di Tulungagung, Warga Boyolangu Antusias Serbu Bahan Pangan Murah
Digelar 5–6 November dalam rangka Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung, GPM menawarkan beras Rp56.000 per 5 kilogram dan telur Rp21.000 per kilogram
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Stan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. (Dok Eka) |
GARDAJATIM.COM : Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Tulungagung pada 5–6 November 2026 mendapat sambutan antusias masyarakat.
Di Kecamatan Boyolangu, warga memadati stan penjualan bahan pokok di halaman Kantor Kecamatan Boyolangu untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung.
Pantauan pada Jumat (6/11/2026) pukul 11.05 WIB, memasuki hari terakhir pelaksanaan, stan GPM di halaman Kantor Kecamatan Boyolangu masih ramai dikunjungi masyarakat.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar. Di antaranya beras SPHP seharga Rp56.000 per 5 kilogram dan telur Rp21.000 per kilogram. Selain itu, tersedia minyak goreng SunCo serta berbagai bahan pokok lainnya.
Camat Boyolangu, Yusup Riyadi, S.Sos., mengatakan GPM merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat.
"Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Boyolangu ini kita gelar selama 2 hari, tanggal 5 sampai 6 November 2026. Alhamdulillah antusias warga sangat luar biasa. Ini kita gelar serentak di semua kecamatan se-Kabupaten Tulungagung dalam rangka Hari Jadi Ke-821 Kabupaten Tulungagung,"ujar Camat Boyolangu Yusup Riyadi, S.Sos.
"Tujuannya jelas, untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga. Kami sediakan beras SPHP hanya Rp 56.000 per 5 kilogram dan telur Rp 21.000 per kilogram, jauh lebih murah dari harga di pasaran. Ini agar masyarakat Boyolangu bisa mendapatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau,"tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan pelaksanaan GPM yang berlangsung hingga Jumat (6/11/2026).
"Saya imbau kepada seluruh masyarakat Boyolangu, monggo manfaatkan Gerakan Pangan Murah ini. Hari ini hari terakhir, 6 November. Jangan sampai kehabisan. Kita ingin peringatan Hari Jadi ke-821 Tulungagung ini benar-benar dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat," pungkas Yusup Riyadi.
Pelaksanaan GPM tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah mitra distributor pangan lainnya. (@Eka/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
