Ribuan Jamaah Hadiri Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno, Polres Ponorogo Siagakan 558 Personel
Redaksi
... menit baca
| Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., saat memastikan pengamanan Pengajian Akbar Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno di Ponorogo. (Foto: Istimewa) |
GARDAJATIM.COM: Sekitar 3.500 jamaah menghadiri Pengajian Akbar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) Cabang Ponorogo dalam rangka Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno, Sabtu (7/11/2026) malam.
Untuk mengamankan kegiatan tersebut, Polres Ponorogo menerjunkan 558 personel gabungan dari berbagai unsur.
Pengajian berlangsung di kawasan Pertigaan Ngepos, Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Ponorogo, mulai pukul 19.30 hingga 23.30 WIB. Ribuan peserta yang hadir terdiri atas warga PSHWTM dan masyarakat umum.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta dukungan personel Brimob.
Ratusan personel ditempatkan dalam beberapa ring pengamanan. Petugas juga melakukan penjagaan di titik-titik strategis, pengaturan arus lalu lintas, hingga penyekatan di wilayah perbatasan Ponorogo–Madiun.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengapresiasi seluruh warga PSHWTM, panitia, dan masyarakat yang telah menunjukkan kedewasaan serta tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Alhamdulillah, kegiatan Pengajian Akbar Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai," ungkap Damus.
Ia menegaskan, terciptanya situasi keamanan yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat keamanan.
Kapolres juga mengajak keluarga besar perguruan pencak silat dan masyarakat Ponorogo untuk terus menjaga hubungan persaudaraan serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Kami mengajak seluruh keluarga besar perguruan pencak silat dan masyarakat Ponorogo untuk terus menjaga persaudaraan, mengedepankan sikap saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari bersama-sama menjaga Ponorogo agar tetap aman, damai, dan kondusif," tegasnya.
Selain menjadi momentum peringatan haul, kegiatan tersebut diisi dengan sejumlah rangkaian acara keagamaan.
Acara diawali penampilan hadrah, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan para undangan.
Selanjutnya, jamaah mengikuti sholawat bersama, pengajian umum, dan doa penutup.
Dua mubaligh yang hadir yakni Gus Badrul Kholis Ilyas, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Tanjung Anom, Kabupaten Nganjuk, serta Gus Farhan Li Ulil Albab dari Ponorogo.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PSHWTM Cabang Ponorogo, Gesit Baskoro, mengajak seluruh warga perguruan untuk meneladani nilai-nilai budi luhur yang diwariskan almarhum H.R. Djimat Hendro Soewarno.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui sikap menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peringatan Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno masih akan berlanjut dengan agenda puncak pada 15 November 2026 mendatang.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Alun-Alun Ponorogo tersebut akan diisi dengan pengukuhan pengurus PSHWTM Cabang Ponorogo periode 2026–2029.
Jumlah peserta yang diperkirakan menghadiri agenda puncak tersebut mencapai sekitar 8.000 orang.
Polres Ponorogo mengimbau seluruh pihak untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama menjelang pelaksanaan agenda tersebut.
Komitmen menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi menjadi pesan yang disampaikan dalam rangkaian Pengajian Akbar Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno di Ponorogo.
POLRES PONOROGO
Polisi Bersama Masyarakat – Jogo Omah
Dari Jawa Timur untuk Indonesia. (Hms/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...