Direktur Hospitel Bantarangin drg. Enggar Diperiksa KPK, Ini Penjelasannya
Redaksi
... menit baca
![]() |
| drg. Enggar Tri Adji Dirut Hospitel Bantarangin. (Foto: doc. Gardajatim.com) |
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik KPK mendalami sejumlah relasi dan jejaring internal di lingkungan rumah sakit.
Salah satu pertanyaan yang diajukan kepada Enggar berkaitan dengan dugaan keterkaitannya dengan lingkaran internal atau circle Yunus Mahatma.
“Dengan tegas saya sampaikan tidak,” ujar drg. Enggar saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 27 Januari 2026.
Enggar juga mengaku ditanya mengenai apakah mengenal Sucipto, yang disebut-sebut sebagai kontraktor dalam perkara tersebut.
“Termasuk saat ditanya apakah mengenal Sucipto, kontraktor, saya juga jawab tidak,” kata dia.
Ia menjelaskan, secara struktural dirinya sudah tidak lagi berada dalam manajemen RSUD dr Harjono sejak Oktober 2021. Pada periode itu, Enggar memilih fokus menjalankan tugas sebagai dokter di Poli Gigi. Adapun dr. Yunus Mahatma baru dilantik sebagai Direktur RSUD dr Harjono pada Februari 2022.
“Jadi secara waktu, saya sudah tidak berada dalam manajemen saat yang bersangkutan menjabat,” ujarnya.
Karier manajerial Enggar kembali berjalan di jalur berbeda ketika ia dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Bantarangin pada 17 Mei 2023.
Ia kemudian resmi dilantik sebagai Direktur RSUD Bantarangin pada 26 Januari 2024, yang kini bertransformasi menjadi Hospitel Bantarangin.
Di tengah sorotan hukum yang menerpa sektor kesehatan di Ponorogo, Enggar menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Yang terpenting bagi saya adalah memastikan pelayanan kesehatan di Bantarangin berjalan maksimal dan bersih,” kata dia. (GJ01)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
