-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

Minat Warga Kian Menguat, Jumlah Penumpang Kereta Api Daop 7 Madiun Naik 9 Persen

Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Madiun yang mencerminkan meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sepanjang tahun 2025. | Jumat, 2 Januari 2026 | Foto : (Dok. Humas KAI)
GARDAJATIM.COM: Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus menunjukkan penguatan sepanjang tahun 2025. 

Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang yang dilayani selama satu tahun terakhir.

Data KAI Daop 7 Madiun mencatat, sepanjang Januari hingga Desember 2025 jumlah penumpang keberangkatan mencapai 5.920.069 orang. 

Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 5.438.475 penumpang.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, baik dari sisi kenyamanan, keselamatan, maupun ketepatan waktu perjalanan.

“Kereta api semakin dipilih karena dinilai efisien, aman, dan ramah lingkungan. Tren ini terlihat jelas pada momen-momen dengan mobilitas tinggi seperti Angkutan Lebaran 2025 dan libur Natal serta Tahun Baru 2025/2026,” ujar Tohari, Jumat (2/1/2026).

Selain keberangkatan, volume penumpang kedatangan di wilayah Daop 7 Madiun juga mengalami peningkatan. 

Sepanjang tahun 2025 tercatat 5.861.953 penumpang tiba di berbagai stasiun, meningkat 8,2 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 5.417.237 penumpang.

Menurut Tohari, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya KAI dalam meningkatkan kualitas layanan dan keandalan operasional. 

Pembaruan fasilitas stasiun dan sarana perkeretaapian terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan, disertai komitmen terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan.

“Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transportasi massal yang rendah emisi juga ikut mendorong peningkatan minat. Kereta api menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan dan beban lalu lintas jalan raya,” jelasnya.

Sementara itu, memasuki akhir masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun menyampaikan bahwa ketersediaan tiket kereta api untuk sejumlah rute favorit masih terbuka hingga keberangkatan 4 Januari 2026.

Adapun sisa tiket yang tersedia meliputi tujuan Surabaya Gubeng sebanyak 17.599 tiket, Yogyakarta 7.642 tiket, Malang 6.451 tiket, Gambir Jakarta 2.060 tiket, Bandung 1.260 tiket, Cilacap 623 tiket, Purwokerto 249 tiket, Cirebon 177 tiket, serta Pasar Senen Jakarta sebanyak 150 tiket.

“Kami mengimbau masyarakat yang masih merencanakan perjalanan di penghujung libur Nataru untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi KAI Access, situs resmi kai.id, maupun kanal penjualan resmi lainnya, mengingat animo masyarakat masih cukup tinggi,” pungkas Tohari. (Hms/@Mah)


Editor: Redaksi

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar