-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

Musrenbangdes Desa Dono Tetapkan Arah Pembangunan, Soroti Stunting dan Infrastruktur

Musrenbangdes Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. (Foto : Dok. Eka)
GARDAJATIM.COM : Pemerintah Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Senin, 26 Desember 2026, sebagai forum penetapan prioritas pembangunan desa untuk tahun mendatang.

Kegiatan ini menjadi instrumen penting penyelarasan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan desa.

Musrenbangdes diikuti sekitar 85 peserta dan berlangsung secara partisipatif. 

Hadir dalam forum tersebut unsur BPD, LPMD, Danramil, Kapolsek, Kecamatan Sendang yang diwakili Sekretaris Kecamatan, pengurus BUMDes, Karang Taruna, serta seluruh perangkat Desa Dono.

Kegiatan dipimpin Sekretaris Desa Dono, Gunawan, yang menegaskan bahwa Musrenbangdes menjadi ruang utama penyaluran aspirasi warga. 

“Musrenbangdes ini menjadi wadah strategis untuk menampung usulan masyarakat. Setiap aspirasi akan kita pilah dan sesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran desa,” ujar Gunawan.

Sejumlah usulan disampaikan warga, salah satunya terkait penambahan dan perbaikan lampu penerangan jalan desa. 

Usulan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan, khususnya pada malam hari.

Forum juga menempatkan penanganan stunting sebagai agenda prioritas pembangunan desa. Pemerintah desa menilai upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi. 

“Penanganan stunting tidak bisa ditunda. Diperlukan sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan masyarakat agar generasi mendatang lebih sehat dan berkualitas,” kata Gunawan.

Selain itu, Musrenbangdes membahas rencana pengalokasian anggaran untuk persiapan Pilkades serentak tahun 2027. 

Langkah tersebut dipandang penting agar seluruh tahapan demokrasi desa dapat berjalan tertib dan sesuai regulasi.

Isu strategis lainnya adalah pencegahan pernikahan dini melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada remaja desa. 

Program ini diarahkan untuk menekan dampak sosial dan kesehatan yang berpotensi muncul di masa depan.

Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Dono berharap seluruh hasil musyawarah menjadi dasar perencanaan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat. (@Eka)

Editor : Redaksi 


Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar