-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

Penambang Respon Keluhan Warga, Jalan Sedah–Ngebel Diperbaiki

Petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan pengaspalan di ruas jalan Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. (Foto: doc. Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM:
Para penambang di kawasan Jenangan–Ngebel, Kabupaten Ponorogo, memberikan bantuan perbaikan jalan berupa pengaspalan di Desa Sedah Kecamatan Jenangan. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat atas dampak aktivitas angkutan material tambang yang melintas di wilayah tersebut.

Salah satu koordinator Karang Taruna, Asep mengatakan, perbaikan dilakukan karena kondisi jalan di wilayah tersebut paling mendesak untuk ditangani.

Selain permukaan jalan yang bergelombang, jalur tersebut juga menjadi akses utama masyarakat dan dinilai rawan kecelakaan.

“Di titik Sedah ini selain jalannya bergelombang, juga merupakan akses utama. Di situ rawan kecelakaan dan sering terjadi laka, sehingga kami sepakati untuk didahulukan,” ujar Asep, Senin 26 Januari 2026.

Menurut Asep, perbaikan tahap awal diprioritaskan di Desa Sedah, khususnya ruas jalan menuju Kecamatan Ngebel. Jalur tersebut merupakan akses utama keluar-masuk truk pengangkut material tambang.

Ia menjelaskan, pemilihan titik pertama di Desa Sedah usai dilakukan koordinasi oleh warga dari empat desa, yakni Desa Sedah, Sraten, Semanding, dan Ngrupit. 

Setiap desa memiliki koordinator yang bertugas menampung keluhan warga terkait kondisi jalan.

“Setiap ada permasalahan di desa, warga melapor ke koordinator. Selanjutnya kami sampaikan ke pihak penambang,” kata Asep.

Ia menambahkan, aspirasi warga dihimpun melalui pertemuan perwakilan ketua Karang Taruna dari empat desa.

Aspirasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan para penambang hingga tercapai kesepakatan untuk memperbaiki titik-titik ruas jalan yang dinilai rusak akibat aktivitas truk.

Asep menegaskan, para penambang berkomitmen untuk terus merespons keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan.

“Intinya, kalau ada jalan rusak, pihak penambang selalu siap membantu memperbaiki sesuai kemampuan,” kata dia.

Pengerjaan perbaikan jalan dilakukan oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Sekitar 25 personel dikerahkan untuk mengerjakan pengaspalan di sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.

Ia berharap perbaikan jalan ini dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha tambang di wilayah Jenangan–Ngebel. (GJ01)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar