Permudah Akses Petani, Pemkab Pacitan Bakal Bangun 25 Titik Jalan Usaha Tani di Tahun 2026
Eko Purnomo
... menit baca
![]() |
| Program JUT nyata memberi dampak positif bagi para petani maupun masyarakat pada umumnya. (FOTO: Eko Purnomo/gardajatim) |
GARDAJATIM.COM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan akan membangun 25 titik Jalan Usaha Tani (JUT) di tahun 2026 ini.
Pembangunan JUT tersebut untuk memastikan infrastruktur jalan bagi petani di Kabupaten Pacitan agar lebih mudah, sehingga dapat meningkatkan produktifitas pertanian serta mengefisiensi biaya akomodasi.
Tak tanggung-tanggung, jumlah JUT yang akan dibangun Pemkab Pacitan mencapai 25 titik yang tersebar di seluruh wilayah Pacitan.
Sugeng Santoso, S.P., M.Sc., kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan mengatakan, anggaran pembangunan JUT tersebut bersumber dari APBD sebanyak 15 titik dan dari APBN sebanyak 10 titik lokasi.
"JUT tahun 2026 ada 25 titik. Dari APBD rencana ada 15 lokasi dan dari APBN 10 lokasi," tulis Sugeng Santoso saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jum'at (30/1/2026).
Ini adalah upaya nyata pemerintah hadir di tengah sawah, mendengarkan keluh-kesah petani yang selama ini kesulitan membawa pupuk maupun membawa pulang hasil jerih payahnya. Dengan adanya JUT, petani lebih mudah membawa hasil pertanian.
Sugeng berharap dengan adanya JUT tersebut, petani bisa tersenyum karena ongkos angkut hasil panen jadi lebih murah dan tenaga mereka tidak terkuras habis di jalan.
Ia mengatakan, DKPP Pacitan memberikan prioritas bagi kelompok tani yang belum mendapatkan bantuan hibah pada tahun sebelumnya.
"Semoga dengan adanya pembangunan JUT dapat mempermudah akses jalan menuju lahan pertanian. Sehingga akan berdampak pada transportasi, hasil panen serta untuk angkutan sarana produksi bisa lebih mudah," tutupnya. (Eko)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
