-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

Tugas Akhir Unik, Siswa SMK PGRI 2 Ponorogo Turun ke Desa Servis Motor Gratis

Siswa kelas XII Teknik Sepeda Motor SMK PGRI 2 Ponorogo melakukan servis sepeda motor di Balai Desa Lembah, Babadan. (Foto: doc. Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM:
Siswa kelas XII Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK PGRI 2 Ponorogo menggelar kegiatan servis sepeda motor gratis sebagai bagian dari pelaksanaan tugas akhir. 

Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah lokasi yang ditentukan langsung oleh para siswa, menyesuaikan kesiapan dan hasil pencarian tempat praktik di lapangan.

Guru pembimbing TSM, Rika Dwi Pranomo mengatakan, pelaksanaan kegiatan tidak memiliki jangka waktu yang pasti. Hal itu karena siswa memang ditugaskan untuk mencari sendiri lokasi servis.

“Pelaksanaannya tergantung anak-anak, cepat atau lambatnya mereka menemukan tempat untuk servis,” kata Rika, saat ditemui di Balai Desa Lembah, Kecamatan Babadan, lokasi kegiatan, Kamis, 8 Januari 2026.

Untuk satu lokasi, kegiatan servis hanya dilaksanakan selama satu hari. Dalam sehari, setiap kelompok menargetkan kuota minimal 20 sepeda motor dan maksimal bisa mencapai 30 kendaraan. 

“Kalau hari ini hanya di sini saja satu hari, nanti sampai kuotanya terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, servis berat belum dapat ditangani karena membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup lama, sehingga tidak memungkinkan dilakukan dalam kegiatan servis satu hari.

"Jenis layanan yang diberikan terbatas pada servis ringan, seperti pemeriksaan dan pembersihan CVT, filter udara, serta pembersihan komponen lainnya," jelasnya.
Siswa TSM SMK PGRI 2 Ponorogo didampingi guru pembimbing dan toolman saat servis motor warga di Balai Desa Lembah.
Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas XII jurusan TSM yang terbagi dalam sekitar 12 kelompok. Namun, saat ini baru dua kelompok yang sudah melaksanakan kegiatan di lapangan dan pelaksanaannya dilakukan secara menyebar di dua lokasi berbeda.

"Setiap kelompok didampingi oleh satu guru pembimbing dan satu toolman guna memastikan proses servis berjalan sesuai prosedur dan standar keselamatan. Khusus kelompok yang bertugas di Balai Desa Lembah, kegiatan diikuti oleh sembilan siswa," bebernya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Candra, salah satu warga Desa Lembah, mengaku terbantu dengan adanya servis gratis tersebut.

Ia datang untuk melakukan servis sepeda motor sekaligus mengganti oli. 

“Kegiatannya sangat membantu masyarakat, apalagi gratis. Sekalian juga anak-anak bisa belajar langsung,” kata Candra.

Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Pariadi menyatakan, kegiatan servis sepeda motor gratis yang dilakukan siswa kelas XII TSM merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat. 

Program tersebut dirancang agar siswa tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.

“Melalui kegiatan ini, siswa kami dorong untuk belajar langsung di tengah masyarakat. Mereka berlatih menerapkan kompetensi yang diperoleh di sekolah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, program pengabdian seperti ini tidak hanya dilaksanakan oleh jurusan TSM, melainkan menjadi agenda seluruh jurusan di SMK PGRI 2 Ponorogo.

Setiap kompetensi keahlian diarahkan untuk menyesuaikan bentuk pengabdian dengan bidang masing-masing.

“Kami ingin seluruh siswa, dari semua jurusan, memiliki pengalaman terjun langsung ke masyarakat sebagai bekal sebelum lulus,” katanya.

Menurut dia, model pembelajaran lapangan tersebut juga menjadi sarana pembentukan karakter, tanggung jawab, dan etos kerja siswa. 

“Target kami bukan hanya lulusan yang siap kerja, tetapi juga siap berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” tutupnya. (*)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar