Wakapolres Madiun Kota Pimpin Upacara di SMAN 3 Taruna Angkasa, Tekankan Cegah Kekerasan di Sekolah
Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Wakapolres Madiun Kota, KOMPOL Bambang Eko Sujarwo, S.H., M.H. (Foto: Polres Madiun Kota) |
GARDAJATIM.COM : Upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah terus diperkuat Polres Madiun Kota melalui pembinaan langsung kepada pelajar.
Langkah tersebut dilakukan dengan menugaskan Wakapolres Madiun Kota sebagai inspektur upacara di SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, Kota Madiun, Senin (19/1/2026).
Wakapolres Madiun Kota, KOMPOL Bambang Eko Sujarwo, S.H., M.H., memimpin upacara yang dimulai pukul 06.45 WIB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 765 siswa dan dihadiri jajaran Polres Madiun Kota serta pihak sekolah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas isu yang berkembang di media sosial terkait dugaan penganiayaan guru oleh siswa.
Pembinaan juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan pendidikan.
Sejumlah pejabat Polres Madiun Kota turut hadir, di antaranya Kasat Binmas, Kasi Humas, dan personel Satbinmas. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memberikan edukasi hukum serta penguatan karakter kepada para pelajar.
Dalam amanatnya, Wakapolres Madiun Kota menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis bagi masa depan Indonesia.
Ia menekankan pentingnya disiplin, prestasi, dan sikap menghormati guru sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Adik-adik semua adalah generasi emas Indonesia. Masa depan bangsa ini ada di tangan kalian. Untuk itu, mari bersama-sama menjunjung tinggi prestasi, disiplin, dan sikap hormat kepada guru,” ujar Wakapolres.
Ia menambahkan bahwa guru memiliki peran besar dalam membentuk kepribadian dan masa depan siswa.
Oleh sebab itu, setiap bentuk sikap tidak hormat hingga tindakan kekerasan terhadap guru harus dihindari.
“Jangan pernah melawan, merendahkan, apalagi melakukan kekerasan kepada guru. Setiap tindakan penganiayaan ada konsekuensi hukumnya. Maka sebelum bertindak, pikirkan dengan matang dan kendalikan emosi,” tegasnya.
Wakapolres juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Menurutnya, rasa saling menghormati antarwarga sekolah menjadi kunci terciptanya suasana belajar yang kondusif.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Polres Madiun Kota berharap kesadaran hukum dan karakter pelajar semakin kuat.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan pendidikan di wilayah Kota Madiun. (Hms/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
