Waspada Penyadapan, Ini Cara Lengkap Mengecek Smartphone Disadap atau Tidak
Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Mulai dari Kode Rahasia hingga Ciri Teknis yang Sering Diabaikan Pengguna | Kamis, 1 Januari 2025 | Foto : Ilustrasi AI |
GARDAJATIM.COM : Di era digital, smartphone telah menjadi pusat aktivitas pribadi, mulai dari komunikasi, transaksi keuangan, hingga penyimpanan data penting.
Namun di balik kemudahan tersebut, ancaman penyadapan dan peretasan ponsel semakin nyata.
Penyadapan dapat dilakukan melalui aplikasi berbahaya, malware, atau penyalahgunaan jaringan, dan sering kali tidak disadari oleh pengguna.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengecek apakah smartphone Anda berpotensi disadap.
1. Perhatikan Baterai Cepat Habis dan Ponsel Panas
Salah satu tanda awal ponsel disadap adalah baterai yang tiba-tiba cepat habis meski tidak digunakan secara intens. Aplikasi penyadap biasanya berjalan di latar belakang dan menguras daya. Ponsel yang sering terasa panas tanpa sebab juga patut dicurigai.
2. Cek Penggunaan Data Internet
Aplikasi mata-mata memerlukan koneksi internet untuk mengirim data ke pihak lain. Jika penggunaan data meningkat drastis tanpa aktivitas streaming atau unduhan besar, pengguna perlu waspada. Pengecekan dapat dilakukan melalui menu pengaturan data seluler.
3. Muncul Suara Aneh Saat Telepon
Adanya suara dengung, gema, atau klik tidak wajar saat melakukan panggilan bisa menjadi indikasi gangguan jaringan atau aktivitas penyadapan, meskipun tidak selalu menjadi bukti pasti.
4. Smartphone Sering Restart Sendiri
Ponsel yang tiba-tiba mati atau restart tanpa perintah pengguna dapat mengindikasikan adanya konflik sistem akibat malware atau aplikasi berbahaya.
5. Cek Aplikasi Asing yang Tidak Pernah Diinstal
Pengguna disarankan rutin memeriksa daftar aplikasi. Jika terdapat aplikasi dengan nama aneh, ikon tidak dikenal, atau tanpa keterangan jelas, segera lakukan penghapusan atau investigasi lebih lanjut.
6. Gunakan Kode Cek Penyadapan
Beberapa kode USSD dapat digunakan untuk mendeteksi pengalihan panggilan atau aktivitas mencurigakan:
* *#21# → Mengecek apakah panggilan, SMS, atau data dialihkan
* *#62# → Melihat ke mana panggilan dialihkan saat ponsel tidak aktif
* ##002# → Menonaktifkan semua pengalihan panggilan
Jika hasil menunjukkan pengalihan ke nomor yang tidak dikenal, segera lakukan pengamanan.
7. Update Sistem Operasi dan Aplikasi
Sistem yang tidak diperbarui rentan dieksploitasi. Pastikan sistem operasi dan aplikasi selalu menggunakan versi terbaru karena pembaruan umumnya membawa perbaikan celah keamanan.
8. Pasang Aplikasi Keamanan Resmi
Gunakan aplikasi antivirus atau keamanan dari penyedia terpercaya untuk memindai malware dan spyware. Hindari mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi.
9. Reset Pabrik Jika Diperlukan
Jika dicurigai terjadi penyadapan serius dan sulit diatasi, reset pabrik dapat menjadi langkah terakhir. Namun, pastikan data penting telah dicadangkan dan setelah reset hindari menginstal aplikasi yang tidak diperlukan.
10. Perhatikan Perilaku Akun Digital
Jika akun media sosial, email, atau perbankan sering mengalami percobaan login mencurigakan, segera ganti kata sandi dan aktifkan autentikasi dua faktor.
Penyadapan smartphone bukan hanya ancaman bagi privasi, tetapi juga berpotensi merugikan secara finansial.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pengamanan dasar, pengguna dapat meminimalkan risiko serta menjaga data pribadi tetap aman.
Kesadaran keamanan digital merupakan bagian penting dari literasi digital masyarakat.
Semakin pengguna memahami risiko dan cara pencegahannya, semakin kecil peluang kejahatan digital terjadi. (@Red)
Editor : Redaksi
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
