Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi

KAI Daop 7 Madiun memberlakukan tarif khusus sejumlah relasi perjalanan kereta api mulai 11 Maret 2026. (Sumber: Humas KAI)
GARDAJATIM.COM: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberlakukan tarif khusus untuk sejumlah relasi perjalanan kereta api mulai 11 Maret 2026. 

Kebijakan ini berlaku bagi perjalanan yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun maupun kereta api yang melintas di wilayah tersebut.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.

“Penerapan tarif khusus ini menjadi bagian dari strategi kami untuk memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah kerja Daop 7 Madiun. Kami ingin kereta api tetap menjadi pilihan utama yang kompetitif dan ekonomis,” ujar Tohari.

Ia menjelaskan sejumlah rute mendapatkan tarif khusus, di antaranya relasi Madiun – Semarang Tawang/Semarang Poncol dengan tarif Rp135.000 untuk kelas eksekutif dan Rp110.000 kelas ekonomi. 

Selanjutnya relasi Madiun – Yogyakarta/Lempuyangan dengan tarif Rp160.000 kelas eksekutif dan Rp125.000 kelas ekonomi.

Tarif khusus juga berlaku untuk relasi Madiun – Solo (Balapan/Jebres/Purwosari) sebesar Rp115.000 kelas eksekutif dan Rp95.000 kelas ekonomi serta Madiun – Surabaya Gubeng dengan tarif Rp170.000 kelas eksekutif dan Rp135.000 kelas ekonomi.

Selain itu, relasi Madiun – Jombang dikenakan tarif Rp100.000 kelas eksekutif dan Rp80.000 kelas ekonomi, Madiun – Malang Rp190.000 kelas eksekutif dan Rp135.000 kelas ekonomi, serta Madiun – Blitar Rp100.000 kelas eksekutif dan Rp80.000 kelas ekonomi.

Relasi lainnya yang juga mendapat tarif khusus yakni Blitar – Malang Rp90.000 kelas eksekutif dan Rp60.000 kelas ekonomi, Kediri – Malang Rp130.000 kelas eksekutif dan Rp105.000 kelas ekonomi, Jombang – Surabaya Gubeng Rp95.000 kelas eksekutif dan Rp70.000 kelas ekonomi, serta Kediri – Yogyakarta/Lempuyangan Rp185.000 kelas eksekutif dan Rp140.000 kelas ekonomi.

Tohari menambahkan, tiket dengan tarif khusus hanya dapat dibeli mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api atau melalui sistem go show. 

Pembelian dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun langsung di loket stasiun, dengan ketersediaan yang bergantung pada sisa tempat duduk yang masih tersedia.

Berdasarkan data hingga Kamis (12/3/2026), KAI Daop 7 Madiun mencatat jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 3.780 pelanggan dan kedatangan sebanyak 6.926 pelanggan. 

Secara kumulatif sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada Rabu (11/3/2026), jumlah keberangkatan tercatat 8.963 pelanggan dan kedatangan mencapai 13.758 pelanggan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan mengecek ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami harap mobilitas masyarakat antar kota dapat semakin meningkat,” tutup Tohari. (Hms/Mah)

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi
  • Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi
  • Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi
  • Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi
  • Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi
  • Dorong Minat Masyarakat Naik Kereta, KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus di Sejumlah Relasi
Posting Komentar
Tutup Iklan