GARDAJATIM.COM: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto melakukan kunjungan silaturahmi Idulfitri 1447 H/2026 M ke kediaman mantan Bupati Madiun H. Muhtarom (Mbah Tarom) di Desa Ketawang, Kecamatan Dolopo, serta ke rumah Wakil Bupati Madiun H. Iswanto di Kelurahan/Kecamatan Nglames, Kamis (26/3/2026).
Bupati Madiun bersilaturahmi dengan tokoh senior dan jajaran pejabat dalam momentum Idulfitri. (Ist.)
Kegiatan halal bihalal tersebut turut diikuti Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Penjabat Sekretaris Daerah Sigit Budiharto, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Madiun.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu menjadi simbol kerukunan antar tokoh pemimpin di Kabupaten Madiun, baik yang masih menjabat maupun yang telah purna tugas.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari keluarga besar Mbah Tarom.
Ia menilai silaturahmi menjadi tradisi yang harus terus dijaga.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa bersilaturahmi dengan Mbah Tarom dan keluarga dalam suasana yang luar biasa. Budaya silaturahmi ini adalah warisan kita bersama yang harus terus dilestarikan agar membawa keberkahan,” ujar Hari Wuryanto.
Ia menambahkan, keharmonisan yang terjalin antar pemimpin daerah menjadi penyemangat bagi jajaran pemerintahan saat ini dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat diharapkan dapat merasakan kehadiran pemerintah yang melayani dengan hati, sebagaimana teladan yang telah ditunjukkan para pemimpin sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi terhadap sosok Mbah Tarom dan Iswanto.
Meski tidak lagi menjabat, keduanya dinilai tetap menjadi tokoh masyarakat yang berpengaruh dan panutan bagi warga.
“Beliau adalah tokoh masyarakat dan panutan kita semua. Komitmen beliau untuk kemajuan Madiun tidak pernah luntur. Kita semua belajar dari dedikasi beliau selama menjabat,” imbuhnya.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Madiun untuk terus menjaga kerukunan sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Satu hal yang ditekankan tadi, kita semua harus tetap guyup rukun, yang merupakan kunci utama dalam membangun daerah kita tercinta ini,” pungkasnya. (Red)